DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 20:04 WIB

Soal Penggelapan Tanah, Sandi: Kejadian 2001 Diungkit Jelang Pilkada

Mei Amelia R - detikNews
Soal Penggelapan Tanah, Sandi: Kejadian 2001 Diungkit Jelang Pilkada Wagub DKI Sandiaga Uno setelah diperiksa di Polda Metro Jaya. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga S Uno merasa heran dengan penyidikan kasus dugaan penggelapan sebidang tanah di Curug, Tangerang. Terlebih, kasus itu diungkit kembali menjelang pilkada lalu setelah hampir 20 tahun berlalu.

"Ini adalah kejadian tahun 2001, sekitar 17 tahun yang lalu. Teman-teman polisi akan kita dukung kasus-kasus yang sudah mendekati 20 tahun ini tiba-tiba bangkit kembali," ujar Sandiaga kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

[Gambas:Video 20detik]


Sandiaga menjelaskan, kedudukan Djoni Hidajat, pelapor dalam kasus tersebut, sama-sama sebagai direksi PT Japirex. Sandi mengaku tidak punya masalah dengan Djoni hingga dirinya dilaporkan menjelang Pilkada DKI lalu.

"Beliau (Djoni) direksi dan waktu itu sama-sama, saya nggak ada masalah, sampai menjelang pilkada saja tiba-tiba baru ada masalah," ujarnya.


Meski demikian, Sandiaga tidak punya penilaian bahwa di balik kasus ini sarat motif politik. Sandi menilai penyidik juga bersikap profesional dalam menangani perkara ini.

"Saya husnuzon, saya punya prasangka baik. Bahwa insyaallah ini semua proses yang dilakukan oleh profesional pihak Kepolisian Daerah, jadi tentunya kami mendukung," sambungnya.

Djoni dalam laporannya mengklaim tanah yang dijual adalah lahan miliknya. Namun ia mengaku tidak mendapatkan keuntungan atas penjualan aset lahan tersebut.

Namun Sandiaga menolak berkomentar terkait hal itu. "Detailnya tentunya sudah jadi bagian daripada hukum. Tentunya saya tidak akan berkomentar," lanjutnya.

Sandiaga juga menolak memberikan jawaban ke mana larinya uang Rp 8 miliar hasil penjualan tanah tersebut.

"Untuk masalah hukum, silakan ditanyakan ke pihak kepolisian. Saya lebih baik nggak berspekulasi," tuturnya.
(mei/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed