DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 21:04 WIB

6 Cagub di Jawa Bakal Dukung Capres dari Parpol Pengusung

Elza Astari Retaduari - detikNews
6 Cagub di Jawa Bakal Dukung Capres dari Parpol Pengusung Foto: dok. Istimewa
Jakarta - Najwa Shihab menyebut 'Jawa adalah kunci' untuk Pilpres 2019. Dukungan dari para kepala daerah di Pulau Jawa pun tentunya penting bagi para calon presiden yang bakal bertarung kelak.

Enam calon gubernur di Jawa, yaitu Ganjar Pranowo, Sudirman Said, Deddy Mizwar, Ridwan Kamil, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dan Khofifah Indar Parawansa buka-bukaan soal itu. Mereka membeberkan ada-tidaknya kontrak politik dari partai politik yang mendukung mereka dalam Pilkada Serentak 2018.

"Adakah kontrak politik yang spesifik menyebut harus mendukung capres yang diusung partai politik yang mendukung Bapak-Ibu sekalian?" tanya Najwa kepada enam cagub itu dalam acara 'Mata Najwa' dengan tema 'Perebutan Takhta Jawa', Rabu (17/1/2018).

Deddy langsung menjawab, sebagai kader Partai Demokrat, ia akan mendukung siapa pun yang diusung partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu dalam Pilpres 2019. Menurutnya, dukungan darinya adalah hal yang sudah menjadi kewajiban.


"Karena saya kader partai, harus dan wajib," kata Deddy tegas.

Sedangkan Ridwan Kamil mengaku tidak ada kontrak tertulis seperti disampaikan Najwa, tapi disampaikan secara lisan. Khofifah pun mengamini apa yang disebutkan pria yang karib disapa Kang Emil itu.

"Kalau saya tidak ada tertulis, tapi lisan. Tapi saya kira wajar," ucap Kang Emil.

"Saya kebetulan hampir mirip dengan Pak Ridwan Kamil. Tertulis tidak ada, jadi lisan," imbuh Khofifah.

Namun, baik Kang Emil maupun Khofifah mengamini partai politik yang mendukung mereka saat ini merupakan partai politik yang mendukung pemerintahan saat ini. Tentunya, menurut mereka, partai politik itu akan mendukung Joko Widodo melanjutkan kepemimpinan untuk periode kedua pada 2019.

"Saat ini partai politik yang beraliansi di Kabinet Kerja. Tentu seiring dengan ikhtiar yang sebetulnya lebih membangun," sebut Khofifah.

Najwa lalu beralih kepada Gus Ipul, yang didukung PDI Perjuangan dan Gerindra. Menurutnya, dari kedua partai itu, tak ada kontrak politik untuk mendukung capres tertentu.

"Urusan calon presiden kita diminta menyerahkan ke partai," kata Gus Ipul.

Tiba-tiba Ganjar menimpali. Dia mengaku tengah menunggu-nunggu Najwa bertanya kepadanya.

"Saya dari tadi menunggu apakah Mbak Nana mau nanya saya," kata Ganjar.

Najwa pun mengaku tak akan bertanya hal yang sama kepada Ganjar karena menurutnya sudah jelas. Ganjar, yang merupakan kader PDI Perjuangan, tentunya akan mendukung Jokowi pada 2019.
(dhn/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed