DetikNews
Rabu 17 Januari 2018, 14:01 WIB

Cerita Saksi Dipanggil Kabakamla: Nanti Saya Kasih Biar Kamu Semangat

Faiq Hidayat - detikNews
Cerita Saksi Dipanggil Kabakamla: Nanti Saya Kasih Biar Kamu Semangat Suasana persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Bambang Udoyo mengaku pernah dipanggil Kepala Bakamla Laksamana Madya Arie Soedewo. Saat itu, Bambang mengaku berbicara soal proyek satellite monitoring.

Bambang merupakan mantan Direktur Data dan Informasi Bakamla. Dia telah divonis dalam kasus suap proyek tersebut.

"Jadi Kaba (Kepala Bakamla) panggil saya, 'Bang, pekerjaan kamu berat, nilai besar, saya pesan jangan minta-minta. Kemudian, biar kamu semangat, termotivasi, nanti kamu, Eko, Nofel, saya kasih satu-satu'," ucap Bambang ketika bersaksi dalam sidang lanjutan terdakwa Nofel Hasan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2018).

Akhirnya, menurut Bambang, Arie benar-benar memberikannya uang seperti yang dijanjikan yaitu Rp 1 miliar. Namun, Bambang mengaku tidak tahu dari mana asal usul uang itu. Dia juga menyebutkan bila uang itu sudah dikembalikan ke TNI AL.


"Akhirnya dia kasih, tapi tidak tahu itu uangnya dari mana. Dua kali penyerahan, pertama 100 ribu dolar Singapura, kedua 5 ribu dolar Singapura karena dijanjikan Rp 1 miliar. Uang sudah dikembalikan ke TNI AL," kata Bambang.

Bambang menerima uang tersebut saat menjabat Ketua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bakamla untuk proyek satellite monitoring di Bakamla. Namun Bambang saat itu ditunjuk oleh Arie Soedewo.

"Sebagai PPK di Bakamla tugasnya apa?" tanya jaksa.

"Secara pasti saya tidak tahu. Saya lahir sebagai prajurit di dunia intelijen," tutur Bambang.

Dalam kasus ini, Bambang telah divonis hukuman penjara 4 tahun 6 bulan. Bambang juga dipecat dari kesatuan militer, khususnya TNI Angkatan Laut.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed