"Ya, alasannya (penonaktifannya) begitu," kata kata Kabag Humas Famy Unsong kepada detikcom, Sabtu (13/1/2018).
Dia mengatakan Sri Wahyumi ke AS karena mendapat undangan untuk menghadiri sebuah kegiatan. Sri Wahyumi diundang Konsulat Jenderal AS bersama 5 orang lainnya.
"(Ke AS) dalam rangka mengikuti kegiatan dari Konsulat Jenderal Amerika yang mengundang beliau. Jadi dari Indonesia ada 6 orang yang terpilih untuk mengikuti kegiatan yang dimaksud," ucap Famy.
"Kegiatannya belajar tentang ekonomi maritim. Undangannya dari Konsulat Jenderal Amerika yang ada di Indonesia," sambungnya.
Famy mengatakan undangan tersebut merupakan hasil seleksi. Selain Sri Wahyumi, 5 orang yang diundang berasal dari kalangan profesional dan yayasan.
Sebelumnya diberitakan, Mendagri Tjahjo Kumolo menonaktifkan Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip selama 3 bulan. Bupati Sri dinonaktifkan karena dua kali pergi ke Amerika Serikat (AS) dalam waktu sebulan tanpa izin.
Keputusan ini diambil setelah tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengecek laporan soal pergi tanpa izin tersebut. Sri juga telah mengakui hal itu.
"Atas laporan daerah, bupati tersebut sebulan 2 kali pergi ke Amerika tanpa izin. Tim Kemendagri datang dan cek ke Pemda Sulut dan Kabupaten Talaud. Bupati mengakui tanpa izin," kata Tjahjo saat dimintai konfirmasi, Jumat (12/1) kemarin. (jbr/tor)











































