Usman Hamid: Kontras Tak Terlibat Skenario Pembunuhan Munir
Selasa, 14 Jun 2005 16:46 WIB
Jakarta - Meski menunjukkan kemajuan, pengungkapan kasus pembunuhan aktivis HAM Munir sampai kini masih gelap. Beberapa skenario pembunuhan telah diketahui dan salah satunya diduga melibatkan aktivis Kontras. Tuduhan itu langsung dibantah.Munir adalah mantan Koordinator Kontras, LSM yang menangani masalah orang hilang dan tindak kekerasan. Tentu saja tudingan miring ini dianggap mustahil dan dibantah koordinator Kontras saat ini, Usman Hamid."Saya jamin tidak ada, Kontras itu steril. Jika sebelumnya ada yang melakukan pendekatan-pendekatan kepada kita, itu memang betul. Tetapi jika terlibat, saya yakin 100 persen itu tidak ada," tegas Usman.Bantahan itu disampaikan Usman dalam jumpa pers di Sekretariat TPF Munir di Komnas Perempuan, Jl. Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/6/2005). Usman ditanya mengenai isu keterlibatan anggota Kontras seperti diungkapkan Ketua TPF Brigjen Pol Marsudhi Hanafi.Menurut Marsudhi, skenario tersebut merupakan salah satu dari empat metode pembunuhan yang diungkap TPF. Yakni membunuh Munir dengan membubuhkan racun pada makanannya di kantor Munir yaitu di Imparsial atau Kontras.Cara ini dengan menggunakan orang dalam tanpa orang itu sadar bahwa dia telah diperalat. Tapi rencana ini tidak berhasil karena saat kegiatan jahat itu akan dilakukan, Munir tidak masuk kantor. Akhirnya, diputuskan cara ini dibatalkan.Tiga skenario membunuh Munir lainnya adalah dengan menghabisi Munir saat naik mobil seolah-olah insiden itu kecelakaan, menyantetnya dan terakhir membunuh di atas pesawat. Skenario terakhir inilah yang berhasil. Namun, baik Usman maupun Wakil Ketua TPF Asmara Nababan yang juga hadir dalam jumpa pers, menolak berkomentar mengenai empat skenario itu. "Saya no comment-lah. Jika dibahas sekarang, nanti laporan akhir kita isinya apa dong," ujar Asmara.
(fab/)











































