DetikNews
Jumat 12 Januari 2018, 01:02 WIB

Niat Curi Duit Rp 50 Juta di Mobil, Perampok Ini Malah Dapat Brosur

Agus Setyadi - detikNews
Niat Curi Duit Rp 50 Juta di Mobil, Perampok Ini Malah Dapat Brosur Foto: dok. Polsek Lueng Bata
Banda Aceh - Pelaku pemecahan kaca mobil di Aceh ini mungkin bakal geleng-geleng kepala setelah mengetahui hasil rampokannya. Berniat ingin mengambil plastik berisi uang puluhan juta, ia malah membawa sebuah tas berisi brosur. Duh!

Aksi perampokan itu terjadi di Jalan Mr Mohd Hassan, tepatnya di depan Bank Bukopin, Kampung Sukadamai, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu korban Rezha Jasmi (29), yang baru pulang dari Bank Aceh, memarkir mobil Honda Jazz BK-1995-B di sana dan kemudian menuju ke warung kopi.

"Uang tunai Rp 50 juta yang baru diambil korban dari Bank Aceh ditaruh di dalam mobil. Waktu itu mobil korban diparkir berdempetan dengan mobil teman-temannya," kata Kapolsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh AKP Edi Saputra kepada wartawan, Kamis (11/1) malam.

Berselang sekitar 10 menit kemudian, petugas parkir melihat seseorang sedang mengambil sesuatu di dalam mobil korban. Ketika didekati, pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung melarikan diri. Merasa curiga, petugas parkir selanjutnya mengecek ke mobil.

"Ternyata kaca pintu sebelah kiri mobil sudah pecah. Kemudian petugas parkir memberi tahu kepada orang yang ada di warung kopi bahwasanya ada perampokan di mobil Jazz warna hitam di depan Bukopin," jelas Edi.

Korban kaget dan memeriksa mobilnya. Uang 50 juta yang ditaruh dalam plastik dan disimpan korban di dalam mobil masih utuh. Hanya, satu buah tas berisi brosur dibawa kabur pelaku.

"Korban hanya kehilangan tas yang berisi brosur, sedangkan uang tunai Rp 50 juta tersebut tidak diambil oleh pelaku karena diletakkan di tempat yang berbeda dengan tas tersebut," ungkap Kapolsek.

Kapolsek Edi menduga pelaku membuntuti korban dari bank. Melihat ada celah merampok, pelaku melancarkan aksinya. Pascakejadian, korban tidak membuat laporan ke polisi.

"Atas kejadian tersebut, korban tidak membuat laporan polisi, namun korban hanya membuat surat keterangan untuk klaim asuransi ke Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh," katanya.
(nkn/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed