Aksi perampokan itu terjadi di Jalan Mr Mohd Hassan, tepatnya di depan Bank Bukopin, Kampung Sukadamai, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu korban Rezha Jasmi (29), yang baru pulang dari Bank Aceh, memarkir mobil Honda Jazz BK-1995-B di sana dan kemudian menuju ke warung kopi.
"Uang tunai Rp 50 juta yang baru diambil korban dari Bank Aceh ditaruh di dalam mobil. Waktu itu mobil korban diparkir berdempetan dengan mobil teman-temannya," kata Kapolsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh AKP Edi Saputra kepada wartawan, Kamis (11/1) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata kaca pintu sebelah kiri mobil sudah pecah. Kemudian petugas parkir memberi tahu kepada orang yang ada di warung kopi bahwasanya ada perampokan di mobil Jazz warna hitam di depan Bukopin," jelas Edi.
Korban kaget dan memeriksa mobilnya. Uang 50 juta yang ditaruh dalam plastik dan disimpan korban di dalam mobil masih utuh. Hanya, satu buah tas berisi brosur dibawa kabur pelaku.
"Korban hanya kehilangan tas yang berisi brosur, sedangkan uang tunai Rp 50 juta tersebut tidak diambil oleh pelaku karena diletakkan di tempat yang berbeda dengan tas tersebut," ungkap Kapolsek.
Kapolsek Edi menduga pelaku membuntuti korban dari bank. Melihat ada celah merampok, pelaku melancarkan aksinya. Pascakejadian, korban tidak membuat laporan ke polisi.
"Atas kejadian tersebut, korban tidak membuat laporan polisi, namun korban hanya membuat surat keterangan untuk klaim asuransi ke Polsek Lueng Bata Polresta Banda Aceh," katanya. (nkn/nkn)











































