DetikNews
Kamis 11 Januari 2018, 13:14 WIB

Polisi akan Minta Keterangan Menristek Nasir soal Teror 'PKI'

Mei Amelia R - detikNews
Polisi akan Minta Keterangan Menristek Nasir soal Teror PKI Menristek Dikti M Nasir Foto: Bagus Prihantoro/detikcom
Jakarta - Polda Metro Jaya menerima laporan dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir soal teror 'PKI'. Polisi akan meminta keterangan dari Nasir selaku korban.

"Iya tentunya nantinya ke situ (memanggil Nasir sebagai saksi korban-red), tetapi saat ini belum diagendakan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Rabu (11/1/2018).

Argo mengatakan, pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut. Pihak-pihak yang berkompetensi sebagai saksi akan diperiksa polisi.


"Iya didalami dulu, tentunya semua yang berkaitan tentu akan kita mintai keterangan," sambung Argo.

Nasir melaporkan kasus ini melalui pengacaranya Polaris Siregar, pada Rabu (10/1) malam. Dalam laporan bernomor LP/160/I/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus itu, Nasir merupakan korban.

"Pasal yang dilaporkan dugaan penghinaan dan atau pencemaran nama baik melalui media elektronik sesuai Pasal 27 ayat (3) jo Pasal 45 ayat (3) UU RI No 19 Tahun 3016 tentang ITE dan atau Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP," jelas Argo.

Kasus ini berawal ketika Nasir menerima pesan via WhatsApp dari nomor handphone 0813.8643.xxxx pada tanggal 9 Januari 2018 lalu. Dalam pesan tersebut, Nasir juga dihina.

"PTN Terus jadi korban percobaan berkeputusan dan kepemimpinan Sinasir gxxxxx. Walaupun saya bukan rektor tetapi memahami jeritan hati perilaku Nasir yang lebih kejam dari PKI. Jangan-jangan Nasir juga ini turunan PKI," demikian isi pesan misterius itu.
(mei/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed