DetikNews
Selasa 09 Januari 2018, 09:19 WIB

Hilman Mattauch Datangi KPK Jalani Pemeriksaan

Faiq Hidayat - detikNews
Hilman Mattauch Datangi KPK Jalani Pemeriksaan Hilman Mattauch mendatangi KPK Foto: Faiq Hidayat/detikcom
Jakarta - Wartawan Hilman Mattauch yang menyopiri Setya Novanto saat mengalami kecelakaan mendatangi gedung KPK untuk diperiksa. Hilman tiba di lokasi sekitar pukul 08.47 WIB.

Pantauan detikcom di lokasi, Selasa (9/1/2018) hari ini. Hilman tiba di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada mengenakan kemeja berwarna biru. Hilman juga membawa sebuah koran saat masuk lobi gedung KPK.

Hilman hanya sedikit komentar saat datang di gedung KPK. "Masuk dulu ya," ujarnya. Kemudian Hilman yang mengenakan kalung berwarna merah menuju resepsionis dan selanjutnya mengarah ke tangga menuju ruang pemeriksaan.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah menyatakan, Hilman hari ini akan diperiksa terkait peristiwa kecelakaan Novanto.

"Masih terkait proses sebelumnya. Kita dalami peristiwa seputar kecelakaan SN di pertengahan November 2017," ujarnya saat dikonfirmasi.


Sebelumnya, Hilman mengaku dipanggil KPK untuk diminta keterangan soal penyelidikan perkara. Dia mengaku diperiksa sebagai saksi untuk penyelidikan baru yang ditangani KPK.

"Penyelidikan. Bukan penyidikan. Ini gue harus ke Polda," kata Hilman di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (11/12).

Sementara itu, KPK belum bisa dikonfirmasi mengenai kehadiran Hilman.

Hilman Mattauch diketahui merupakan kontributor Metro TV yang menyopiri Novanto saat KPK sedang memburu tersangka dugaan korupsi proyek e-KTP itu. Novanto kemudian mengalami kecelakaan karena mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO yang dipacu Hilman menabrak tiang lampu jalan.

'Pelarian' Novanto kemudian terhenti karena KPK menahan Ketua Umum Golkar itu setelah dirawat selama 2 hari di rumah sakit. Hilman sendiri kemudian ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas dan mengundurkan diri dari stasiun televisi swasta tempatnya bekerja.


Diketahui, KPK sedang melakukan penyelidikan terkait pengembangan dugaan korupsi e-KTP. KPK menduga ada pihak lain yang terlibat dalam kasus proyek e-KTP. Pihak lain berasal dari pihak swasta, politikus, dan kalangan birokrasi, sehingga KPK perlu mendalami keterlibatan pihak lain.
(fai/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed