DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 21:06 WIB

Hasto: Ada yang Mau Pecah Belah PKB-PDIP Terkait Pilgub Jatim

Dwi Andayani - detikNews
Hasto: Ada yang Mau Pecah Belah PKB-PDIP Terkait Pilgub Jatim Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - Abdullah Azwar Anas mundur dari posisi bakal calon wakil gubernur Jawa Timur. Kader PDIP ini pun gagal dipasangkan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membantah soal adanya orang dalam yang menusuk Anas agar gagal maju di ajang Pilgub Jatim. Dia mengatakan hal itu tak mungkin dilakukan kader PDIP.

"Ya nggak mungkin lah, PDI Perjuangan nggak mungkin nusuk dari dalam," kata Hasto saat ditemui di kediaman Megawati, Jl Teuku Umar Nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018).


Dia mengatakan akan memecat bila ada kader PDIP yang ingin mengajukan calon lain untuk menggantikan Anas. Menurutnya, isu 'menusuk dari dalam' diembuskan pihak lawan.

Hasto mengatakan ada upaya pecah belah PDIP-PKB. Kata dia, keputusan mengusung Gus Ipul-Anas sudah dipertimbangkan. Gus Ipul-Anas merupakan pasangan yang diusung PKB dengan PDIP.


"Nggak, nggak ada (yang mengajukan calon lain). Kalau ada kami pecat. Itu isu yang diembuskan dari pihak lawan. Ketika masyarakat berempati pada saudara Anas ada upaya memecah belah, termasuk ada upaya memecah belah antara PKB dan PDI," ucapnya.

"Tapi kita lihat bahwa kami mengambil keputusan dengan penuh kesadaran. Antara PDI dengan NU itu saudara seperjuangan. Hubungan antara tokoh kami begitu dekat sehingga tidak ada persoalan tantang itu," tuturnya.


Dia mengatakan di antara PDIP-PKB lambat mengumumkan Gus Ipul-Anas untuk diusung karena menunggu momentum. Hasto mengaku belum berkomunikasi dengan partai lain terkait mencari pengganti Anas, termasuk dengan Gerindra, PAN, dan PKS yang disebut-sebut tengah mendekati Gus Ipul.

"Kami karena kesibukan dalam pilkada daerah lain sampai hari ini saya sendiri juga belum berkomunikasi dengan PKS dan Gerindra," tuturnya.


"Kami konsisten dalam membangun komunikasi politik dengan PKB sehingga perbincangan terhadap Jawa Timur ke depannya itu dilakukan dengan PKB," sambung Hasto.

Soal mundurnya Anas sebagai cawagub Gus Ipul sempat dikaitkan dengan fotonya bersama seorang wanita di dalam mobil. Sebelumnya Anas sudah memberikan penjelasan soal foto tersebut sebagai foto lawas yang dikeluarkan untuk membunuh karakternya.
(jbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed