DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 21:01 WIB

Pilgub Jatim 2018

Didekati Gerindra, Gus Ipul: Dalam Politik Tak Ada yang Tak Mungkin

Indra Komara - detikNews
Didekati Gerindra, Gus Ipul: Dalam Politik Tak Ada yang Tak Mungkin Bakal cagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) (Foto: Indra Komara/detikcom).
Jakarta - Partai Gerindra, PKS, dan PAN disebut mendekati Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyusul pengunduran diri Abdullah Azwar Anas sebagai wakilnya di Pilgub Jatim 2018. Gus Ipul menyebut tak ada yang tak mungkin dalam politik.

"Ya itu wacana. Komunikasi politik kita jalan," ujar Gus Ipul di depan kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2017).

Gus Ipul merupakan cagub Jatim yang diusung oleh PKB bersama PDIP. Namun setelah Anas yang merupakan kader PDIP mundur sebagai cawagub Gus Ipul, berbagai isu bermunculan, termasuk manuver dari Gerindra Cs.


"Lho, politik tidak ada yang tidak mungkin," kata Gus Ipul saat ditanya mengenai kemungkinan peluang mendapat dukungan Gerindra Cs.

Rencananya PDIP akan mengumumkan pengganti Anas esok hari, Selasa (9/1). Gus Ipul telah melaporkan harapan para ulama soal sosok pendampingnya kepada Megawati.

"Tadi sudah disampaikan pesan kiai, pesan ulama. Tunggu besok. Selebihnya nama-nama semua berkembang, ini wacana yang patut diapresiasi, dihitung, dipertimbangkan. Selebihnya yang mengambil keputusan PDI Perjuangan," terang dia.

Gus Ipul lalu berbicara soal kriteria calon pendampingnya setelah Anas mengembalikan mandat sebagai cawagub. Dia ingin agar pasangannya memiliki visi dan misi yang sama.


"Ya saya sih kepinginnya yang nanti bisa saling melengkapi, saling memperkuat dan meneruskan apa yang sudah direncanakan selama ini," kata Gus Ipul.

Menurutnya, harapan dari kiai tidak soal koalisi antar-partai yang bersedia mendukung Wagub Jatim itu sebagai cagub. Gus Ipul memberi sinyal para kiai ingin agar koalisi PKB-PDIP tetap berlanjut untuk Pilgub Jatim.

"Bukan soal koalisi, (tapi) kerjasama. Kerjasama itu bisa dengan siapa saja tapi memang ada keinginan apa yang sudah ada selama ini diteruskan dan tentu membuka peluang kerja sama dengan partai lain," paparnya.


Apakah termasuk dengan Gerindra Cs?

"Ya pokoknya semua. Kalau saya bicara nanti saya keliru. Iya kalau iya, nah kalau nggak? Jadi ini semua masih tahap wacana, masih didiskusikan tunggu lah," jawab Gus Ipul.

Pendaftaran Pilkada di KPU akan ditutup pada Rabu (10/1) mendatang, namun pasangan Gus Ipul belum ditentukan. Dia berharap agar proses ini segera selesai.

"Kepenginnya sih cepet juga tapi ada proses yang harus dilalui dan maklum juga karena ini di luar dugaan. Kita tidak menyangka, kalau ibarat jalan itu saya sudah 30-40 persen nah ada proses seperti ini kita hormati lah," ucapnya.

Didekati Gerindra, Gus Ipul: Dalam Politik Tak Ada yang Tak MungkinHasto dan Gus Ipul. (Foto: Indra Komara/ detikcom).

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pun menimpali soal potensi bertambahnya koalisi di Pilgub Jatim. Dia juga memberi isyarat tetap ingin tak ada perubahan kerja sama antara PKB dan PDIP.

"Ruang kerja sama itu luas, bukan hanya dalam wagub. Kalau sudah cocok hatinya, cocok kepemimpinannya, itu sudah nyambung. Nanti kita lihat ya," sebut Hasto di lokasi yang sama.

Sebelumnya diberitakan, Waketum Gerindra Fadli Zon membenarkan adanya diskusi antara Gerindra Cs dengan Gus Ipul. Wacana tersebut muncul setelah Anas memutuskan mengundurkan diri dari posisi cawagub.

"Saya kira masih dalam rangkaian yang sama. Cuma diskusi dan belum selesai, karena cukup banyak kan pilkadanya," kata Fadli di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/1).
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed