DetikNews
Senin 08 Januari 2018, 18:59 WIB

MA Cabut Larangan Motor di Jalan Thamrin, Sandi: Sudah Terprediksi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
MA Cabut Larangan Motor di Jalan Thamrin, Sandi: Sudah Terprediksi Wagub DKI Sandiaga Uno. (Muhammad Fida/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor sudah terprediksi. Putusan itu tertuang dalam Putusan MA Nomor 57 P/HUM/2017.

"Itu sudah terprediksi," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018).

Menurut Sandi, pembatalan larangan sepeda motor tersebut telah mengembalikan rasa keadilan di masyarakat. Kebetulan, kata Sandi, Pemprov saat ini juga tengah mengkaji larangan tersebut terkait dengan penataan trotoar di kawasan Thamrin.

"Tapi kami menunggu hasil kajian dari Pak Yusmada dari Kepala Dinas Bina Marga," ujarnya.


Sandi ingin Pemprov segera menindaklanjuti putusan larangan sepeda motor yang diberlakukan pada era Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) itu. Salah satunya mencabut pergub yang dibatalkan tersebut.

"Jadi kalau dari MA sudah keluar, berarti kita harus percepat itu. Kita harus percepat dan kita akan tindak lanjuti," ujar Sandi.

Untuk diketahui, MA telah memutuskan membatalkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor yang dibuat di era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Dalam putusan itu, MA mengabulkan permohonan Yuliansah Hamid dan Diki Iskandar untuk membatalkan pergub yang membatasi lalu lintas sepeda motor itu.

Majelis hakim yang dipimpin Irfan Fachruddin itu juga menyatakan aturan tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

"Mengabulkan permohonan keberatan hak uji materiil dari pemohon Yuliansah Hamid dan Diki Iskandar tersebut," kata ketua majelis Irfan Fachruddin, seperti dikutip dalam salinan Putusan MA yang dipublikasikan pada Senin (8/1).
(idh/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed