Wakapolri: Institusi Polri Tak Boleh Diseret ke Politik Praktis

Rina Atriana - detikNews
Senin, 08 Jan 2018 17:28 WIB
Wakapolri Komjen Syafruddin (Foto: dok. Humas Polri)
Jakarta - Tiga jenderal bintang dua Polri maju di Pilkada serentak 2018. Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan setiap anggota yang maju di Pilkada tak menyeret institusi ke dalam politik praktis.

"Kita ucapkan selamat, kemudian jangan menyeret-nyeret anggota Polri untuk berpolitik praktis. Itu pesan saya, Polri harus netral," kata Syafruddin di kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (8/1/2018).

"Kita doakan, kita ucapkan selamat, kita support, sebagai kawan, sebagai manusia. Tapi institusi tidak boleh diseret dalam berpolitik praktis," jelasnya.

Menurut Syafruddin, Kapolri telah mengumpulkan Kapolda di seluruh Indonesia terkait netralitas ini. Kapolda, disebut Syafruddin, menjadi pihak yang bertanggung jawab atas netralitas Polri tersebut.

"Ya kita jamin, seluruh Kapolda sudah dikumpulkan Kapolri untuk dalam pilkada Polri harus netral. Oleh karena itu tanggng jawabnya ada di Kapolda," ujar Syafruddin.

Video 20Detik: Perihal Pemanggilan Calon Kepala Daerah Tersandung Pidana

[Gambas:Video 20detik]





(rna/fdn)