Belasan Ustad ke Jakarta Persoalkan Penahanan Ba'asyir

Belasan Ustad ke Jakarta Persoalkan Penahanan Ba'asyir

- detikNews
Senin, 13 Jun 2005 15:58 WIB
Jakarta - Belasan tokoh muslim dari Solo, Yogyakarta dan Jawa Timur berangkat ke Jakarta. Rencananya, Selasa (14/6/2005), mereka akan bertemu pimpinan DPR untuk mengadu terkait proses keluarnya surat perpanjangan penahanan terhadap terpidana Abu Bakar Ba'asyir yang dinilai janggal. Mereka juga akan mendatangi ketua MA untuk mempertanyakannya.Ketua rombongan, Ustad Mudzakir, kepada detikcom mengatakan bahwa telah terjadi pendzaliman terhadap Abu Bakar Ba'asyir oleh aparat hukum. Ba'asyir yang telah habis masa penahanannya 4 Juni lalu diperpanjang masa penahanannya terhitung sejak 3 Juni. Namun surat perpanjangan penahanan itu baru diterima pada tanggal 8 Juni.Menurut Mudzakir, karena hingga masa habis masa tahanan surat itu tidak ada, maka seharusnya Ba'asyir dibebaskan. Namun hal itu tidak dilakukan. "Baru pada tanggal 8 Juni surat itu turun namun tertanggal 3 Juni. Ketika pengacara beliau menanyakan dijawab ada keterlambatan penyerahan. Ketika terus dikejar penyebabnya, dijawab itu rahasia. Ini tindakan sewenang-wenang namanya," ujar Mudzakir, Senin (13/6/2005).Lebih lanjut Mudzakir menilai bahwa proses perpanjangan penahanan itu sangat mencurigakan dan janggal sehingga pantas jika disinyalir sarat dengan rekayasa yang dilakukan oleh penegak hukum. Karena alasan itulah, maka belasan ustad tersebut hendak mengadu ke DPR dan menanyakannya ke Mahkamah Agung. Jika masih ada waktu luang ,pada hari itu juga merekamenjenguk Ba'asyir di tahanan."Wakil Ketua DPR, Pak Zaenal Ma'arif, telah mengalokasikan waktu untuk menemui kami di Gedung DPR di Senayan, Jakarta. Setelah itu kami akan menemui Ketua MA. Kami ingin mengetuk hati nurani mereka sebagai manusia dan kami ingin mengingatkan mereka sebagai pemegang mandat dari rakyat untuk tidak menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi, apalagi rekayasa," ujarnya. Senin sore ini mereka akan berangkat dari Solo ke Jakarta. Yang dipastikan masuk dalam rombongan adalah Pengasuh Ponpes Al-Islam Solo Ustad Mudzakir, Direktur Pesantren Ngruki Ustad Wahyuddin, Pengasuh Pesantren Al-Abidin Solo Ustad Afif Abdul Majid, Perwakilan DPP Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Ustad Dahlan, serta beberapa ustad dari Yogyakarta dan Jawa Timur. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini