"Langkah preventif approach adalah kami sudah ada SOP itu ring 1 ada pos polisi, kita lihat, kita jaga, ada CCTV dan sebagainya," jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (20/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu, Polri juga akan lebih mengaktifkan Bhabinkamtibmas bersama unsur 'Tiga Pilar' lainnya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa istana merupakan area steril. Meski kawasan istana terbuka untuk umum pada saat-saat tertentu.
"Istana negara merupakan simbol negara, bila ingin masuk boleh, tapi ada regulasinya ada waktu-waktu tertentu. Tapi kalau menerobos itu kan melanggar, sehingga kami akan sosialisasikan kepada Bhabinkamtibmas, Kapolsek juga menggandeng pemerintah kota dan 3 pilar dan lain-lain," papar Iqbal.
Terkait insiden percobaan penerobosan istana yang dilakukan oleh Ivon Rekso, Iqbal mengatakan saat ini pihaknya masih mendalami motifnya. Polri mendalami juga masalah ancaman tersangka terhadap pejabat negara.
"(Motif sementara) benci pada pemerintah, tapi kita masih cek alibinya dan profiling selanjutnya," tandas Iqbal. (mei/bag)











































