DetikNews
Senin 18 Desember 2017, 20:08 WIB

TNI Dalami Pengakuan Eks Dirjen Hubla soal Dana Operasional Paspampres

Audrey Santoso - detikNews
TNI Dalami Pengakuan Eks Dirjen Hubla soal Dana Operasional Paspampres Eks Dirjen Hubla Antonius Tonny (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - TNI menyatakan Paspampres sepenuhnya dibiayai negara dan membantah pengakuan eks Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono bahwa dia memberikan dana operasional untuk Paspampres. Meski begitu, pengakuan tersebut akan diusut lebih lanjut.

"Atas perintah Panglima TNI, Puspom TNI dan Irjen TNI akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh keterangan lebih jauh dan menindaklanjuti untuk menemukan oknum-oknum yang terkait dengan persoalan ini," kata Kapuspen TNI Mayjen Fadhilah dalam keterangannya, Senin (18/12/2017).



Apabila di kemudian hari ditemukan bukti bahwa ada oknum Paspampres menerima dana operasional dari Tonny, oknum tersebut akan ditindak.

"Tentu, bila ditemukan kesalahan yang dilakukan oleh oknum prajurit, maka akan ditindaklanjuti sesuai proses hukum yang berlaku," kata Fadhilah.

"Permasalahan ini muncul dari pengakuan Bapak ATB. Sehingga perlu ditindaklanjuti lebih jauh dalam penyelidikan untuk mendapatkan penguatan bukti-bukti," kata Fadhilah.

Fadhilah mengimbau segenap masyarakat tidak percaya kepada pihak-pihak mana pun yang memungut biaya atas nama Paspampres.

"Sekaligus kami menghimbau kepada semua pihak dan masyarakat, apabila ada oknum TNI atau pihak mana pun yang mengatasnamakan Paspampres yang meminta biaya pada acara yang melibatkan Paspampres untuk melaksanakan pengamanan, mohon untuk melaporkan pada kami atau institusi Paspampres, guna pencegahan terjadinya penyimpangan," kata Fadhilah.
(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed