Airlangga Diminta Tarik Golkar dari Pansus Angket KPK, Berani Tidak?

Indra Komara - detikNews
Sabtu, 16 Des 2017 12:48 WIB
Ilustrasi: Edi Wahyono/detikcom
Jakarta - Airlangga Hartarto terpilih jadi ketum baru Partai Golkar menggantikan Setya Novanto. Airlangga diharapkan menarik Fraksi Golkar dari Pansus Angket KPK.

"Masuknya Pak Airlangga diharapkan kontribusi dan dukungan Golkar kepada KPK dan pemberantasan korupsi. Tarik Golkar dari Pansus Hak Angket KPK," kata Peneliti ICW Emerson Yuntho dalam diskusi Polemik SindoTrijaya 'Setnov Effect' di Restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/12/2017).


Fraksi Golkar tak sekadar bergabung di Pansus Angket KPK, tapi juga menempatkan personelnya sebagai ketua. Inisiator pembentukan Pansus Angket juga banyak dari Fraksi Golkar.

Ada 7 fraksi yang tergabung dalam Pansus Angket KPK, yaitu PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PAN, PPP, dan PKB. Namun selama berjalannya hak angket ini, PKB hampir tak pernah mengirimkan wakil.


Fraksi-fraksi yang menolak angket adalah Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat. Hingga saat ini, Pansus Angket KPK masih bekerja. (tor/tor)