DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 14:23 WIB

Lihat Deretan Mobil Dinas DPR yang Telantar, Fadli: Harus Dilelang!

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Lihat Deretan Mobil Dinas DPR yang Telantar, Fadli: Harus Dilelang! Fadli Zon Cek Kendaraan Operasional DPR yang Rusak. (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Plt Ketua DPR Fadli Zon melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kompleks DPR. Selain mengecek CCTV, dia meninjau deretan mobil dinas DPR yang sudah lama telantar.

Fadli bersama Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Anton Sihombing mendatangi bagian belakang kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/12/2017). Di lokasi ini, berderet puluhan mobil dinas yang telantar itu.

Dia melihat satu per satu mobil berwarna biru itu. Mobil-mobil yang berpelat merah tersebut bermerek Daihatsu Xenia. Banyak mobil yang kondisinya rusak atau tidak terawat.


Fadli juga tampak mengecek bus-bus milik DPR yang telantar dalam satu lokasi. Kondisi bus-bus yang juga berwarna biru itu pun cukup tidak layak.

Kepada Anton, Fadli meminta kendaraan-kendaraan operasional DPR yang sudah tidak digunakan segera dilelang. Saat ini DPR sudah memiliki banyak kendaraan operasional baru.

"Ada mobil-mobil operasional yang sudah tua-tua. Ada puluhan mobil yang mungkin sesuai dengan aturan berlaku harus dilelang, ya dilelanglah," ujar Fadli.

Lihat Deretan Mobil Dinas DPR yang Telantar, Fadli: Harus Dilelang!Fadli Zon mengecek bus yang mangkrak. (Lamhot Aritonang/detikcom)

"Supaya tidak menjadi besi tua rongsokan yang tidak perlu dan kondisinya juga kurang tertata dengan baik," imbuh politikus Gerindra ini.

Tak hanya itu, Fadli juga sempat meninjau lokasi parkir di DPR. Dia menilai lokasi parkir di kompleks parlemen kurang memadai.

Sebelum mengecek mobil-mobil dinas yang telantar, Fadli bersama Anton melakukan inspeksi di control room DPR. Dia kesal karena, dari 136 buah CCTV di ruang tersebut, hanya 18 yang berfungsi.

"Yang agak mencengangkan itu adalah CCTV. Terus terang saja tadi kita melihat control room CCTV dari 136 CCTV ternyata yang bekerja cuma 18, di control room juga mati semua," tutur Fadli.


"Saya kira sebagai lembaga tinggi negara DPR itu sistem pengamanan kita ini ternyata masih sangat lemah," sambungnya.

Halaman belakang DPR sejak beberapa waktu lalu sudah menjadi tempat 'parkir' mobil-mobil dinas lama. Saking tidak terawatnya, ada pelat nomor yang bautnya terlepas.

Tumpukan dedaunan kering menempel di wiper kaca depan. Banyak pula yang bannya kempis.
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed