DetikNews
Jumat 15 Desember 2017, 12:58 WIB

Eks KSAU Absen Lagi Dipanggil KPK, Pengacara: Masih Umrah

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Eks KSAU Absen Lagi Dipanggil KPK, Pengacara: Masih Umrah Mantan KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Mantan KSAU Marsekal (Purn) Agus Supriatna kembali meminta penundaan pemeriksaan KPK. Pengacaranya, Pahrozi, mengatakan Agus sedang umrah.

"Klien kami belum bisa hadir karena masih melakukan ibadah umrah. Tapi nanti kalau beliau sudah kembali, kami akan konfirmasi kembali. Tentu nanti kalau beliau sudah ada di Indonesia, kami akan sampaikan pada penyidik untuk penuhi panggilan KPK," ucap Pahrozi di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/12/2017).


Ini bukan kali pertama Agus meminta penjadwalan ulang. Pada panggilan pemeriksaan KPK, Senin (27/11), dia juga tidak hadir dan meminta hal yang sama. Menurut Pahrozi, kliennya absen dengan alasan yang sama. Sejak panggilan pertama, kliennya sudah berangkat ke Tanah Suci.

Eks KSAU Absen Lagi Dipanggil KPK, Pengacara: Masih UmrahPahrozi (Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom)

Padahal dari data perlintasan yang dimiliki KPK disebutkan, Agus sudah berada di Indonesia sejak 8 Desember. Pahrozi pun meyakinkan kalau dia sudah benar-benar mengecek ke kediaman purnawirawan TNI itu.

"Faktanya semalam saya konfirmasi ke kediaman, ke keluarga beliau, yang saya tahu beliau sedang tidak ada di Indonesia. Lalu kalau kita lihat visa beliau itu kan 30 hari. Hari ini kan tanggal 15. Kalau kita ukur 30 hari itu kan sekitar tanggal 20 Desember," urainya.


Terkait pemeriksaan oleh penyidik KPK, Pahrozi memastikan kliennya akan hadir jika sudah pulang ke Tanah Air. Mantan pejabat di Angkatan Udara itu akan kooperatif menyampaikan apa yang diketahuinya.

"Beliau ini kan dipanggil sebagai saksi. Tentu kita selaku warga negara yang ada di negara hukum, kalau sudah ada yang tahu ya pasti diberi tahu. Kita sudah konfirmasi beliau untuk berikan info. Perencanaan, pelaksanaan, kemudian lainnya. Tidak ada kekhawatiran," tutur Pahrozi.
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed