Temui Fadli Zon-Fahri Hamzah, GNPF Ajak DPR Ikut Aksi Bela Palestina

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
Kamis, 14 Des 2017 13:40 WIB
Foto: GNPF menemui pimpinan DPR RI. (Parastiti-detikcom)
Jakarta - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama menemui pimpinan DPR untuk menyampaikan rencana Aksi Bela Palestina akhir pekan ini. Plt Ketua DPR Fadli Zon dan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut akan hadir pada kegiatan tersebut.

Pertemuan di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, berlangsung tertutup sejak pukul 11.00 WIB hingga 12.30 WIB, Kamis (14/12/2017). Di antara yang hadir yaitu Sekjen GNPF yang juga Wasekjen MUI Zaitun Rasmin dan panglima GNPF Munarman. Sementara dari pimpinan DPR, selain Fadli Zon, ada Fahri Hamzah.

"Kegiatan Indonesia bersatu bela Palestina atau Aksi Bela Palestina tanggal 17 Desember pukul 06.00 WIB resminya, tapi dimulai sejak salat subuh. Tentu kami akan sampaikan Insyaallah kami, saya dan Pak Fahri akan hadir, dan juga saya kira pimpinan komisi lain kalau ada waktu hadir akan menunjukan komitmen kita bersama," kata Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (14/12/2017).



Selain pimpinan DPR, GNPF Ulama juga memberikan undangan kepada komisi DPR terkait yaitu Komisi I. "Tadi juga disampaikan ada undangan untuk pimpinan DPR dan juga anggota DPR khususnya Komisi I untuk ikut bersama-sama ikut kegiatan tersebut," ujarnya.

Tidak hanya sampai di situ, Fadli pun menuturkan pihaknya akan menyuarakan dukungan kepada Palestina di forum-forum internasional. Ia akan menyampaikan resolusi DPR kepada Kedutaan Amerika Serikat untuk Indonesia.

"Kita akan suarakan ini di forum internasional. Kita sampaikan ini ke Kedutaan AS, apa yang telah menjadi resolusi kawan-kawan di DPR. Sedang kita formulasi suratnya dan sebagainya. Kita akan sampaikan," tuturnya.

Aksi bela Palestina tersebut akan diselenggarakan pada hari Minggu (17/12) di Lapangan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pukul 06.00 WIB. Selain Fadli dan Fahri, disebut akan hadir juga Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, dan Presiden PKS Sohibul Iman. (yas/idh)