DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 23:19 WIB

Loyalis Novanto Dukung Golkar Munaslub Paling Lambat 19 Desember

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Loyalis Novanto Dukung Golkar Munaslub Paling Lambat 19 Desember Petisi desakan munaslub Golkar (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Loyalis Setya Novanto, Yahya Zaini, ikut membubuhkan tanda tangan agar Golkar menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) paling lambat 19 Desember 2017. Dukungan ini diberikan saat rapat pleno malam ini.

Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan, ada 157 dari 232 yang meneken tanda tangan mendukung munaslub. Nama ke-157 yang membubuhkan tanda tangan adalah Yahya, yang sebelumnya melalui surat diusulkan Novanto sebagai Plt Sekjen.


"Yang hadir 232, yang tanda tangan 157. Jadi 67 persen," ujar Ace kepada wartawan.

Dari daftar peserta pleno, sebenarnya ada satu orang yang tak jadi mendukung diadakannya munaslub paling lambat 19 Desember 2017. Ia adalah Benny Bramantyo. Benny sudah membubuhkan nama dan tanda tangan, namun kemudian mencoretnya.


Surat pernyataan ini meminta Golkar menggelar munaslub selambat-lambatnya 19 Desember 2017. Nama-nama yang membubuhkan tanda tangan antara lain Bambang Soesatyo, Nusron Wahid, dan Agus Gumiwang Kartasasmita.


Saat ini, rapat diskors. Skors dipakai untuk lobi-lobi soal munaslub.

"Lobi waktu dan tempat. Opsi yang diperdebatkan tempat, bisa di daerah dan bisa Jakarta. Tapi kayaknya Jakarta," ujar Ketua DPP Golkar Andi Sinulingga di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (13/12).


Tujuh korbid Golkar yang ikut dalam lobi ialah Korbid Polhukam Eko Wiratmoko, Korbid Kepartaian Kahar Muzakir, Korbid Kesra Roem Kono, Korbid Pemenangan Pemilu Indonesia I Nusron Warhid, Korbid Pemenangan Pemilu II Ahmad Mus, Korbid Kajian Strategis Lodewijk Freidrich Paulus, dan Korbid Perekonomian Airlangga Hartarto.
(dkp/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed