DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 22:01 WIB

Polisi Desak Mundur Massa Menjauh dari Pintu Pleno DPP Golkar

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Polisi Desak Mundur Massa Menjauh dari Pintu Pleno DPP Golkar Polisi mendesak mundur massa di depan pleno DPP Golkar (GIbran Maulana Ibrahim/detikcom)
Jakarta - Massa diduga kader riuh di depan pintu pleno DPP Golkar. Polisi sampai harus mendesak mundur massa.

Pantauan di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (13/12/2017), massa berteriak-teriak menyuarakan desakan munaslub. Bahkan massa berada cukup dekat dengan pintu masuk ruang pleno.


"Tidak ada pilihan. Munaslub harus segera!" seru massa.

Massa diduga kader itu memakai almamater Golkar. Ada yang memakai kemeja Kosgoro 1957, ada pula simpatisan Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi.


Melihat massa yang semakin dekat, polisi yang berjaga mendesak mereka menjauh. Namun polisi melakukannya dengan lembut. Hanya imbauan bernada sapaan diucapkan polisi ke massa.


"Tertib ya, tertib," imbau polisi.

"Hidup pak polisi ganteng," balas massa seraya menjauh dari pintu pleno.


Saat ini massa masih berada di depan pintu ruang pleno. Massa menyenandungkan selawat.
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed