DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 08:06 WIB

PT KCI Pertimbangkan Penambahan Gerbong Khusus Wanita

Mochamad Zhacky - detikNews
PT KCI Pertimbangkan Penambahan Gerbong Khusus Wanita Foto: Screenshot Video FB
Jakarta - Pelecehan seksual kembali terjadi di gerbong KRL Commuter Line. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) diminta memberi tambahan gerbong khusus perempuan.

PT KCI menjawab, aspirasi itu bisa direalisasikan. Namun, PT KCI akan mengevaluasi usulan tersebut.

"Untuk menambah rangkaian KKW-nya (kereta khusus wanita) sangat dimungkinkan, nanti kami evaluasi kembali. Cuma memang, saat ini kami baru bisa alokasikan dua gerbong kereta dalam satu rangkaian," kata VP Komunikasi PT KCI Eva Chairunisa kepada detik.com, Selasa (12/12/2017) malam.


Eva mengatakan saat ini terjadi peningkatan pengguna KRL. Maka itu, PT KCI tengah berupaya agar bisa mengangkut semua pengguna kereta.

"Untuk kondisi saat ini kami kan harus melihat pengguna yang mayoritas juga. Kami sedang berupaya untuk terus bisa mengakomodir kapasitas angkut terkait tingginya peningkatan volume penumpang," terang Eva.

Data yang dimiliki PT KCI pengguna KRL didominasi oleh pria, dengan perbandingan 65 persen untuk pria dan 35 persen wanita. PT KCI per hari bisa mengangkut paling tidak 970 ribu penumpang.

"Data kami saat ini dari hasil survey pelayanan pelanggan 65 : 35. Penumpang per hari kami sekitar 970 ribu sampai dengan 1 juta per hari," jelas Eva.


Penambahan gerbong khusus wanita merupakan respon setelah terjadi lagi dugaan pelecehan seksual di dalam KRL jurusan Jakarta-Bekasi. Kemarin, viral video dugaan pelecehan yang diunggah oleh akun Nur Aina Putri di Facebook. Ada pula kesaksian Virginia terkait pelecehan seksual di dalam gerbong KRL.
(zak/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed