Wajah Jakarta 1972-2014: Makin Rentan Diserang Banjir

Wajah Jakarta 1972-2014: Makin Rentan Diserang Banjir

Fajar Pratama - detikNews
Selasa, 12 Des 2017 11:50 WIB
Wajah Jakarta 1972-2014: Makin Rentan Diserang Banjir
Foto: Citra satelit yang menujukkan wajah Jakarta dari 1972-2014/Dok BNPB
Jakarta - Perjuangan Gubernur Anies Baswedan untuk mengatasi banjir mendapatkan tantangan berat. Data citra satelit menujukkan, kawasan Jakarta makin rentan disergap banjir karena zona hijau yang terus berkurang.

Data citra satelit tersebut diunggah Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo melalui akun Twitter-nya, Selasa (12/12/2017).

Dalam data citra satelit yang diunggah Sutopo tampak perubahan wajah Jakarta dengan waktu pengambilan gampar tahun 1972, 1982, 1997, 2005 dan 2014. Tampak dengan jelas, kawasan hijau makin lama tergerus oleh kawasan permukiman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zona permukiman yang ditandai dengan warna merah semakin banyak dan mendominasi wajah Jakarta. Warna merah benar-benar di citra satelit yang tampak pada tahun 2014.

"Jakarta rawan banjir sejak jaman VOC-sekarang. Ancaman banjir makin meningkat seiring landuse change di Jabodetabek. Lihat citra satelit 1972-2014, warna merah adalah kawasan terbangun, hijau pepohonan. Siapapun yang menjadi Gubernur DKI Jakarta akan sulit menuntaskan banjir," kata Sutopo dalam pernyataannya.

Dalam keterangan pada kolase gambar citra satelit tersebut, disebutkan bahwa upaya penanganan banjir kalah cepat dibanding laju penyebab banjir.


(fjp/tor)


Berita Terkait