DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 11:45 WIB

Gowes ke Nepal, Nafal Ngajar di Vietnam-Sepeda Rusak di Bangkok

Farhan - detikNews
Gowes ke Nepal, Nafal Ngajar di Vietnam-Sepeda Rusak di Bangkok Foto: Amartono Nafal Quryanto (27), pesepeda Indonesia-Nepal (Farhan-detikcom)
Bogor - Berbagai cerita dialami Amartono Nafal Quryanto (27), pesepeda Indonesia-Nepal yang ditemukan tewas di dasar jurang Uttarakhand, India. Selama perjalanan, banyak pengalaman yang sempat ia ceritakan kepada keluarga dan teman-temannya.

Saat melintasi negara Vietnam, Nafal memiliki visa 30 hari tinggal di negara tersebut. Karena memiliki banyak waktu, Nafal pun mengajar bahasa Inggris ke anak-anak Vietnam.

"Jadi dia itu kan punya visa 30 hari di Vietnam. Setelah berkeliling dan punya waktu banyak di sana, dia sempatkan diri untuk ngajar bahasa Inggris ke anak-anak di sana. Kan lumayan itu hasilnya buat tambahan biaya perjalanan," kata Wahyu Indarto, kakak ipar Nafal saat ditemui di rumah duka di Perumahan Terra Griya, Kota Bogor, Selasa (12/12/2017).

Perjalanan Nafal juga dilalui dengan berbagai rintangan. Saat memasuki Bangkok, frame sepeda Nafal retak. Ia pun harus menggantinya.

"Jadi pas di Bangkok itu dia sempat ganti frame sepedanya, waktu pas dia cek-cek kondisi sepedanya ternyata bagian bawahnya ada retak, keropos, makanya langsung ganti frame di toko sepeda sana," cerita Wahyu.

Menurut Wahyu, kerusakan pada sepedanya terbilang wajar. Karena dari informasi yang ia dapat, ternyata barang bawaan Nafal mencapai berat 70 kilogram.

"Karena dia bawa tas itu di bagian belakang sepeda ada dua tas, di bagian depan ada dua, terus di tengah satu, jadi banyak berat juga bawaannya," katanya.

Nafal sebenarnya berencana pulang ke Indonesia pada Januari 2018, yakni setelah ia menyelesaikan solo touringnya menggunakan sepeda ke Nepal dan mendaki pegunungan Himalaya bersama pesepeda senior asal Bandung.

"Jadi di Nepal itu sebenarnya dia sudah janjian sama senior pesepeda asal Bandung di Nepal. Katanya mau naik gunung juga di sana, di Himalaya," kata Wahyu.

Sayang, perjalanan Nafal menuju negeri impiannya terhenti di jalur Uttarakhand, India. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal di tepi jurang bersama sepedanya di wilayah terakhir sebelum memasuki Nepal. Rencananya jenazah Nafal akan tiba di Bogor pada siang nanti dan akan dimakamkan di TPU Dramaga, Bogor.
(nvl/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed