Tak Unggah Video Rapat, Sandi Enggan Disebut Antikritik

Tak Unggah Video Rapat, Sandi Enggan Disebut Antikritik

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 12 Des 2017 11:07 WIB
Tak Unggah Video Rapat, Sandi Enggan Disebut Antikritik
Foto: Sandiaga Uno. (M Fida/detikcom).
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak lagi mengunggah video rapatnya ke internet. Sandiaga membantah tidak diunggahnya video tersebut sebagai upaya menghindari kritik.

"Nggak (antikritik) sama sekali, saya terbuka banget dikritik. Kalau yang ini baru kenal aja. Siapa yang ikut saya 18 bulan (kampanye)?" kata Sandiaga kepada wartawan saat ditanya mengenai tudingan antikritik karena tidak mengunggah video rapatnya, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (12/12/2017).


Sandiaga mengatakan khawatir video tersebut dapat menimbulkan pro kontra di masyarakat. Dia tidak ingin warga terpecah belah, terutama dalam persiapan menuju Asian Games 2018.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kami hati-hati banget jangan sampai kami deketin drum bensin ke percikan api. Kalau nanti sampai kejadian kebakaran besar dan dalam menghadapi Asian Games ini kerukunan umat beragama, sudah mau masuk Natal, kerukunan antar masyarakat harus kami jaga dan efektivitasnya seperti apa video-video ini," tuturnya.


Sandiaga memantau langsung komentar-komentar warga terkait video rapat yang diunggah. Dia menilai komen tersebut bisa meresahkan."Kalau masalah ini bisa menimbulkan keresahan di masyarakat, kontroversi ini bisa jadi kontra produktif," ujarnya.

Sandiaga mengatakan belum berencana merevisi Pergub mengenai kewajiban untuk mengunggah video rapat. Dia menuturkan akan mengkaji Pergub tersebut lebih dulu.


"Nanti saya lihat kalau nanti disesuaikan, intinya memang Diskominfo bisa menyesuaikan itu. Di pasal dua kan harus disesuaikan dengan efektivitas. Tapi saya pikir pergub itu bagus," katanya. (fdu/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads