"Sampai hari ini tidak ada informasi ancaman, tidak ada terkait aksi terorisme. Operasi (penangkapan) ini kami lakukan, di samping kegiatannya rutin, tetapi juga peningkatan dalam rangka untuk mewaspadai Natal dan Tahun Baru," ujar Tito di gedung Rupatama, Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/12/2017).
Tito mengatakan langkah antisipatif diperlukan agar aksi terorisme seperti di kawasan Manhattan, New York, tidak terulang di Indonesia. "Jangan sampai ini terjadi seperti di New York dan Manhattan, kami tidak ingin," imbuh Tito.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melakukan penegakan hukum terhadap mereka yang terbukti, ada alat-alat bukti yang cukup. Kami lakukan langkah-langkah dulu dengan penangkapan, pendekatan soft dan lain-lain," terang Tito.
Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di kawasan Manhattan, New York, Amerika Serikat (AS), Senin (11/12). Satu orang dilaporkan ditangkap terkait insiden ini. (aud/aan)











































