"Ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi kita semua untuk memberikan yang terbaik lagi kepada masyarakat, terutama dalam menciptakan keselamatan berkendara," ujar Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah dalam keterangan tertulis, Jumat (8/12/2017).
Dari lima pilar dalam kategori Kota dengan Tingkat Kepadatan Penduduk Tinggi di Indonesia, Kota Tangerang merebut empat di antaranya, termasuk meraih Juara Utama dalam Kategori Kota dengan Jumlah Penduduk Tinggi. Kota Tangerang mengalahkan Kota Tangerang Selatan, Jakarta Selatan, dan Bogor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama semua pihak, terutama pihak kepolisian, Jasa Marga, dan masyarakat, dalam menciptakan keselamatan berkendara di Kota Tangerang.
"Terima kasih kami sampaikan kepada jajaran kepolisian dan Dishub yang tidak mengenal lelah menjaga ketertiban berkendara di jalan," tuturnya.
Penghargaan IRSA 2017 itu tidak terlepas dengan usaha Pemkot Tangerang untuk memberikan jaminan keselamatan berkendara. Ada 16 dari 82 persimpangan yang dilengkapi dengan kamera CCTV. Selain itu, Kota Tangerang memiliki layanan Perjaka Gesit. Tujuannya meningkatkan pelayanan perbaikan jalan secara cepat sehingga meminimalkan angka kecelakaan.
Pada 2017, angka kecelakaan di Kota Tangerang mencapai 264 kejadian atau turun dibanding pada 2016, yang mencapai 362 kejadian. Penghargaan IRSA ini juga tidak terlepas dari inovasi Pemkot Tangerang dalam memberikan pelayanan prakecelakaan dan pascakecelakaan, yaitu keberadaan Unit Layanan Gawat Darurat yang ada di 13 kecaman di Kota Tangerang.
IRSA sendiri adalah program penghargaan terhadap kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan program-program keselamatan di jalan raya. Semangat dari program IRSA adalah memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota agar terus bekerja keras menerapkan pilar-pilar road safety di lingkungan pemerintahannya.
IRSA merupakan rangkaian kegiatan dari 'I Wanna Get Home Safely' (IWGHS) yang diselenggarakan oleh Adira Insurance bekerja sama dengan majalah SWA.
Terkait penyelenggaraan IRSA tahun 2017, tercatat sebanyak 120 kota dan kabupaten ikut serta dalam IRSA 2017. Dari 120 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2017.
Sebanyak 23 finalis terpilih, berdasarkan data-data keselamatan jalan, seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya. Telah dilakukan observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2017, yang bertujuan mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut. (ega/nwy)











































