DetikNews
Jumat 08 Desember 2017, 00:22 WIB

Ini Alasan Polisi Tak Izinkan MP Keluar Rutan Lihat Jenazah Ayahnya

Jaya Hartawan - detikNews
Ini Alasan Polisi Tak Izinkan MP Keluar Rutan Lihat Jenazah Ayahnya Warga membawa jenazah ayah tahanan kasus narkoba ke kantor Polres Palopo. (Jaya/detikcom)
Jakarta - Polisi tidak mengizinkan MP (16), tahanan Mapolres Palopo atas kasus penyalahgunaan narkoba, keluar dari rutan melihat jenazah ayahnya untuk terakhir kali. Alasan keamanan menjadi pertimbangan polisi tidak memberikan izin kepada MP.

"Kita tidak menginginkan tahanan kami terjadi hal yang tidak diinginkan, sehingga kami menjaga segala kemungkinan, misalnya kabur atau adanya pihak keluarga menahannya untuk waktu yang lama, tentunya itu sangat berisiko bagi kami," ujar Wakapolres Palopo Kompol Woro Susilo di kantornya, Kamis (7/11/2017).

Woro turut menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya ayah MP. Woro meminta semua pihak memahami bahwa MP sebagai tahanan merupakan tanggung jawab kepolisian.

"Sebelumnya kita turut berdukacita atas alm Nurdin, ayah dari MP. Terkait tidak diberikannya izin, tentunya kita semua paham, bahwa semua tahanan kepolisian adalah tanggung jawab kami," katanya.

Menurut Woro, pihaknya berani mengeluarkan tahanan hanya sebatas area dalam Mapolres Palopo. Untuk itu, kepolisian menerima dan memberikan izin kepada keluarga untuk membawa jenazah almarhum Nurdin untuk dilihat MP di area Polres Palopo.

"Dengan segala pertimbangan dan risiko akan hal keamanan dan keselamatan terhadap terduga pelaku narkoba, kita terima dan mengizinkan mobil ambulans untuk dibawa ke Polres, dan pelaku narkoba MP kita berikan izin untuk masuk ke dalam ambulans melihat almarhum ayahnya," ucapnya.

Sementara itu, pihak keluarga masih terpukul dan menyesalkan tidak adanya kebijakan yang diberikan polisi kepada MP. Padahal sudah ada beberapa keluarga yang menjaminkan dirinya agar MP diberi kesempatan mengantar jenazah ayahnya.

"Kami hanya minta izin sebentar dan bahkan sudah beberapa keluarga siap menjamin keselamatan dan anak almarhum tidak akan melarikan diri. Biarpun hanya melihat saat almarhum ayahnya di bungkus kain kafan. Setelah itu, silakan bawah kembali anaknya ke sel Polres Palopo," ujar kakak almarhum, Ikbal M Nur, saat ditemui detikcom.

Sebelumnya, ratusan warga Palopo mendatangi Mapolres Palopo, Sulawesi Selatan. Mereka membawa jenazah ayah dari seorang tahanan kasus narkoba karena tak mendapat izin polisi keluar dari tahanan.

"Tidak diizinkan pihak Polres untuk melihat ayahnya sebelum dikebumikan. Jadi jenazahnya kami bawa ke sini, " kata Anton, salah seorang warga.

Tersangka MP kemudian hanya diizinkan melihat jenazah ayahnya untuk kali terakhir di atas mobil ambulans. MP lalu kembali dimasukkan ke rutan polres.
(nvl/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed