DetikNews
Selasa 05 Desember 2017, 14:07 WIB

Belum Ambil Sikap, F-PKS Ingin Uji Marsekal Hadi Terlebih Dulu

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Belum Ambil Sikap, F-PKS Ingin Uji Marsekal Hadi Terlebih Dulu Jazuli Juwaini (Foto: dok. Fraksi PKS)
Jakarta - Niat Presiden Joko Widodo mengangkat Marsekal Hadi Tjahjanto menjadi Panglima TNI tidak sepenuhnya langsung akan disetujui DPR. Fraksi PKS akan menguji Hadi terlebih dahulu sebelum memutuskan menerima atau menolak.

"Kita fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) dulu. Kita lihat visi-misinya tentang menjaga negara dan pemahaman serta kesadaran tentang berbagai ancaman negara zaman sekarang ini," ujar Ketua F-PKS Jazuli Juwaini kepada wartawan, Selasa (5/12/2017).

Meski demikian, dia menilai proses penggantian tersebut merupakan hal yang wajar karena Panglima TNI saat ini, Jenderal Gatot Nurmantyo, akan memasuki masa pensiun. Marsekal Hadi, dikatakan Jazuli, memang memiliki kualifikasi di TNI.


Meski fraksinya akan menguji visi-misi Hadi terlebih dahulu, Jazuli punya harapan agar proses uji kepatutan dan kelayakan Hadi berjalan lancar.

"Kita akan uji di Komisi I. Mudah-mudahan lancar," kata anggota Komisi I DPR itu.

Kepada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, yang akan memasuki masa pensiun, Jazuli juga punya harapan. Dia yakin pengabdian Gatot untuk bangsa dan negara masih akan berlanjut dalam bentuk yang lain.


Komisi I DPR segera menggelar rapat koordinasi setelah DPR membacakan surat Presiden tentang pemberhentian dan pengangkatan Panglima TNI. Rencananya, uji kepatutan dan kelayakan Hadi sebagai calon Panglima TNI digelar besok, Rabu (6/12).

"(Fit and proper test calon Panglima TNI baru) mungkin akan dilaksanakan besok Rabu supaya minggu depan bisa dilaporkan kepada Presiden dan kami tidak punya lagi beban karena tanggal 13 DPR sudah mulai reses," ujar Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanudin sebelumnya.
(gbr/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed