Hamid Awaluddin: Saya Siap Diperiksa KPK

Hamid Awaluddin: Saya Siap Diperiksa KPK

- detikNews
Senin, 06 Jun 2005 11:55 WIB
Makassar - Hamid Awaluddin pernah mengaku pusing gara-gara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksanya. Meski begitu, Hamid mengaku siap diperiksa KPK. "Sebagai warga negara, saya siap diperiksa," kata mantan anggota KPU ini yang didampingi Ketua KPUD Gowa, Zainal Bakhir kepada wartawan di Bandara Hasanuddin, Makassar, Senin (6/6/2005). Saat itu Hamid ditanya apakah dirinya siap diperiksa KPK. Tidak jelas, kapan Hamid tiba di Makassar. Tapi, Minggu (5/6/2005) kemarin, Hamid bersama keluarganya tepergok wartawan di Hotel Sahid, Makassar. Seharusnya, Hamid yang menjadi negosiator dalam perundingan RI-GAM itu pulang ke Indonesia pada akhir Mei lalu. Tapi, Wakil Presiden M Jusuf Kalla memperpanjang kunjungan Hamid di Helsinki selama beberapa hari. Saat ditemui wartawan di Bandara Hasanuddin, Hamid yang kini Menteri Hukum dan HAM, mengaku belum masuk kantor sejak kepulangan dari Helsinki. "Dari Helsinki, saya langsung ke Makassar. Saya belum masuk kantor," kata Hamid. Namun, Hamid tidak menjelaskan sejak kapan dia tiba di Makassar. Yang jelas, pengakuan Hamid ini untuk menjawab wartawan yang memberondong Hamid dengan pertanyaan seputar rencana pemeriksaan KPK dalam kasus korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Belum pernah lihat. Saya belum masuk kantor, karena saat tiba di Helsinki, saya langsung ke Makssar," kata Hamid saat turun dari mobil Suzuki Baleno warna silver di Bandara Hasanuddin. Saat itu Hamid ditanya tentang apakah dirinya sudah menerima panggilan dari KPK atau belum. Sambil berjalan menuju ruang boarding, Hamid terus diikuti wartawan. Hamid yang mengenakan kemeja lengan panjang warna biru langit itu tidak tersenyum sedikit pun kepada wartawan. Dia bergegas menuju ruang boarding karena pesawat yang akan mengangkutnya ke Jakarta sudah akan take off. Ditanya selain soal korupsi KPU, Hamid juga enggan menjawab. Misal, saat ditanya tentang perundingan RI-GAM di Helsinki, Hamid hanya menjawab, "Panjang ceritanya. Saya harus berangkat ini." Hingga saat ini, KPK belum mengirimkan surat panggilan kepada Hamid. Tapi, KPK memastikan akan memeriksa Hamid sepulang dari Helsinki. Hamid akan diperiksa terkait dana taktis KPU. Hamid diduga menerima dana yang dikumpulkan dari rekanan KPU, seperti anggota KPU lainnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads