Tolak Diwawancarai, Hamid Awaludin Muncul di Makassar

Tolak Diwawancarai, Hamid Awaludin Muncul di Makassar

- detikNews
Minggu, 05 Jun 2005 11:45 WIB
Jakarta - Diam-diam Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin telah kembali ke tanah air dari kunjungan di Helsinki, Finlandia. Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat ini tengah berada di Makassar, Sulawesi Selatan. Sayangnya, saat dicegat wartawan, ia menolak berkomentar dengan alasan sedang berlibur.Padahal Hamid saat ini tengah ditunggu wartawan berkaitan dengan kasus dugaan korupsi KPU yang menimpa mantan anggota KPU ini maupun soal hasil perundingan dengan GAM di Helsinki yang mendapat tentangan dari DPR. Putera Pare-pare ini belum diketahui persis kapan kembali ke Indoensia dan tiba di Makassar. Hanya, wartawan yang tengah berada di Hotel Sahid untuk meliput kongres Partai PDK pimpinan Ryas Rasyid kaget, saat melihat Hamid datang bersama istri dan kedua anaknya di hotel tersebut pukul 09.40 Wita.Saat tiba di Hotel Sahid, Hamid didampingi oleh Ketua KPUD Sulawesi Selatan Aidir Amin Daud dan Ketua KPUD Gowa Zainal Sahir. Hamid datang mengenakan pakaian biru langit dan celana pendek warna coklat. Sekitar pukul 10.35 Wita, Hamid keluar dari Hotel Sahid. Saat dicegat wartawan, ia menolak berkomentar. "Ini kunjungan private. Ini kampung halaman saya. Apa salah. Ini hari Minggu bos," kata Hamid begitu dikerubuti wartawan yang akan menanyakan soal kasus-kasus yang tengah menjadi sorotan.Ketika didesak lagi dengan pertanyaan soal KPU, Hamid lagi-lagi menolak dengan suara ogah-ogahan. "Saya sudah bilang private. Privat itu bos..., pribadi," katanya meninggi.Ia pun segera meninggalkan kerumunan wartawan dan pergi mengendarai mobil sedan silver Suzuki Baleno dengan nomor polisi DD 227 CB. Tak diketahui kemana tujuannya. Sementara, di Hotel Sahid saat ini masih berlangsung Kongres Partai Demokrasi Kebangsan (PDK) pimpinan Ryas Rasyid. Namun belum diketahui apakah ada hubungan antara kedatangan Hamid dengan kongres PDK, karena kunjungan Hamid naik ke lantai 2, sementara kongres di ruangan yang jauh dari tempat tersebut. (jon/)



Berita Terkait