DetikNews
Rabu 29 November 2017, 12:17 WIB

9 Adab Bicara dan Dialog di Internal PKS: Bicara Baik atau Diam!

Andhika Prasetia - detikNews
9 Adab Bicara dan Dialog di Internal PKS: Bicara Baik atau Diam! Kantor DPP PKS, Jaksel. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta - Bicara soal serangan tajam Fahri Hamzah ke PKS, partai ini ternyata punya aturan bicara, dialog, dan menyampaikan pesan. Aturan ini dibuat oleh Dewan Syariat Pusat PKS dan berlaku bagi seluruh kader PKS.

Aturan tersebut bernomor 46/B/K/DSP-PKS/1438 yang diteken Ketua Dewan Syariat Pusat PKS Surahman Hidayat per tanggal 14 Juni 2017. Kader PKS wajib amanah, kader dakwah dituntut lebih memperhatikan aspek akhlak. Kader PKS harus berbicara baik atau diam. Selengkapnya, PKS punya 9 adab berbicara dan dialog.

Adab berbicara di internal PKSAdab berbicara di internal PKS (Foto: Dok. Istimewa)

Kesembilan poin itu adalah: berbicara dengan baik atau diam; dilandasi dengan hati yang bersih; perkataan jelas, tidak timbulkan interpretasi negatif; mengungkapkan dengan tepat; menghindari dusta; gunakan tauriah jika kondisinya mendesak; pilihan kata atau ungkapan yang menarik dan simpatik; selaras dengan ucapan dan perbuatan; dan memperhatikan situasi dan kondisi, kapan berbicara panjang lebar, kapan dipersingkat.


PKS tak asal memaparkan 9 poin di atas. Kesemuanya berlandaskan hadis riwayat Rasulullah SAW dan firman Allah SWT melalui Alquran.

Adab berbicara dan dialog di PKS: berbicara baik atau diam.Adab berbicara dan dialog di PKS: berbicara baik atau diam. (Foto: Dok. Istimewa)

"Sebuah perkataan harus disampaikan dengan bahasa jelas dan lugas, sehingga tidak menimbulkan penafsiran negatif yang tidak sesuai dengan maksud dari perkataan tersebut, dan agar tidak dimanfaatkan oleh ahlul bathil untuk memperkuat kebatilannya. Khususnya jika suatu masalah memang sudah jelas duduk perkaranya dan status hukumnya, baik dalam kontek sosial, apalagi jika sudah menyangkut masalah akidah," tulisnya, Rabu (29/11/2017). PKS mengutip dalil melalui surat Al-Kafirun ayat 2-3.


Selain itu, PKS memiliki 4 adab menyampaikan atau menyebarkan pesan. Keempatnya adalah: tabayyun sebelum pesan disampaikan; sampaikan pesan sesuai dengan konten
yang dipesankan; menakar berita yang akan disampaikan; dan memastikan kesahihan informasi dan kemanfaatan bagi penerima.

Pesan ini diteken Ketua Dewan Syariat Pusat PKS Surahman Hidayat.Pesan ini diteken Ketua Dewan Syariat Pusat PKS Surahman Hidayat. (Foto: Dok. Istimewa)

"Demikian beberapa adab dan etika yang harus diperhatikan oleh setiap kader terutama yang diberi amanat sebagai pejabat publik. Mudah-mudahan dapat dijadikan sebagai rambu-rambu dan arahan dalam melaksanakan tugas-tugas dakwah sampai terwujudnya cita-cita yang diharapkan dengan ridha Allah Ta'ala," tulis PKS.

Sebelumnya, Fahri menuding pimpinan PKS anti-kritik. Kritikan itu disampaikan melalui cuitan bertagar #KritikDariKader.


"Sejak kapan PKS menjadi begitu kaku dengan jabatan? Seolah ada orang yang tidak mungkin salah dan tidak boleh disalahkan. Dari siapa ini semua dipelajari? Ini bukan tradisi zaman tarbiyah dulu juga bukan tradisi organisasi modern," ujar Fahri, Selasa (28/11).
(dkp/van)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed