DetikNews
Sabtu 25 November 2017, 06:53 WIB

Buru Pelaku Terduga Peneror Novel, Polda Metro Buka Hotline

Aditya Mardiastuti - detikNews
Buru Pelaku Terduga Peneror Novel, Polda Metro Buka Hotline Kapolda Metro Jaya Brigjen Idham Aziz (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta - Polisi telah merilis 2 sketsa 3 dimensi orang yang diduga terlibat dalam teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Polisi pun membuka hotline 24 jam bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan dua terduga pelaku peneror Novel itu.

"Ya, kita akan sebarkan dan kita juga sudah buka hotline 24 jam di nomor 081398844474," kata Kapolda Metro Jaya BrigjenIdham Aziz lewat pesan singkat, Jumat (24/11/2017) malam.Idham mengatakan pihaknya akan terus memburu pelaku peneror Novel tersebut. Sejauh ini sudah 167 personel dari Polda Metro Jaya dan Polres khusus menangani kasus itu.

"Kami terusbekeja dan melakukan penyelidikan. Mohon doanya," kataIdham.
Salah satu terduga pelaku peneror Novel BaswedanSalah satu terduga pelaku peneror Novel Baswedan (Foto: dok polisi)
Terkait penyelidikan teror ke Novel, tim kepolisian sudah memeriksa 66 saksi dalam waktu 3 bulan. Tim Polda Metro juga mendapatkan petunjuk dari penajaman gambar CCTV yang dilakukan Australian Federal Police (AFP).

Penyelidikan ini diawasi langsung tim audit investigasi Mabes Polri. Tim audit investigasi ini dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polri dan dibantu sejumlah jenderal bintang 1 dari Irwasum dan Bareskrim Polri.

Tak hanya mengerahkan personil kepolisian, Polda Metro Jaya juga kembali mengajak KPK untuk bersama-sama menuntaskan kasus Novel. Sementara itu KPK masih akan memikirkan dulu bagaimana menyikapi ajakan Kapolda Metro Jaya.

"Surat itu kita terima, nanti kita pelajari lebih lanjut apa kerja sama yang bisa dilakukan," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).

Novel Baswedan mengalami teror penyiraman air keras setelah menunaikan salat subuh di masjid dekat rumahnya pada 11 April 2017. Novel kini tengah menjalani perawatan di Singapura.
(ams/yas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed