FPDIP: Tak Perlu Dialog RI-GAM Lagi di Luar Negeri

FPDIP: Tak Perlu Dialog RI-GAM Lagi di Luar Negeri

- detikNews
Jumat, 03 Jun 2005 08:08 WIB
Jakarta - Buang-buang waktu! Itulah penilaian Fraksi PDIP DPR terhadap dialog-dialog yang dilakukan pemerintah RI dengan GAM di luar negeri, khususnya di Helshinki, Finlandia, yang sampai saat ini belum menghasilkan perjanjian apapun."Pekerjaan rumah pemerintah yang paling penting justru belum dituntaskan sampai sekarang. Yaitu menumpas GAM di Aceh," tegas Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo, dalam perbincangan dengan detikcom, per telepon, Jumat (3/6/2005) pagi.Pertemuan yang difasilitasi mantan Presiden Finlandia Marti Ahtisaari dan dihadiri pimpinan GAM yang bermukim di Swedia tidak akan bisa menghasilkan suatu kesepakatan. Yang perlu ditekankan, semua gerakan bersenjata untuk memisahkan diri harus ditumpas."Perundingan sudah cukup dan tidak perlu diteruskan lagi. Apalagi mereka mengatasnamakan GAM, padahal statusnya warna negara asing. Kami minta TNI-Polri tetap menangkap anggota GAM yang tidak mau menyerahkan diri," ujar Tjahjo.Mengenai status Tertib sipil di Aceh, pemerintah hanya melihat keamanan dan ekonomi yang membaik. Padahal pemerintah juga harus terus menyadarkan masyarakat Aceh untuk bersama-sama mempercepat rehabilitasi pemulihan keadaaan."Tugas pemerintah dan TNI Polri akan cepat berhasil kalau melibatkan masyarakat Aceh dalam mengambil setiap keputusan politik pembangunannya," katanya. (fab/)


Berita Terkait