Anggota Baleg DPR: Studi Banding Jangan Dibesar-besarkan
Jumat, 03 Jun 2005 01:26 WIB
Jakarta - Rencana studi banding 10 orang anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR ke AS dan Perancis mendapat kecaman karena dinilai pemborosan. Sebagian anggota Baleg enggan berkomentar dan sebagian minta masalah ini jangan terlalu dibesarkan."Masak orang mau belajar nggak boleh. Setiap orang kan ingin belajar, ingin studi banding. Kok ini saja dibesar-besarkan, kpu dan yang lain kok tidak diliput," kata anggota Baleg Andi Mattalata yang juga ketua FPG, kepada detikcom, saat ditemui di gedung DPR, Kamis (2/6/2005).Wakil Ketua Baleg Pattiniari C Siahaan, membenarkan mengenai rencana studi banding itu. Namun ia mengaku Baleg belum membahas lebih lanjut mengenai kepastian hal ini."Dalam tatib memang diatur. Nanti saja kita akan umumkan kalau sudah dibahas," kata politisi dari FPDIP itu, yang mengaku terburu-buru untuk menghadiri rapat baleg.Sedangkan anggota Baleg lainnya, Syaifullah Maksum meminta agar hal ini langsung dikonfirmasi kepada pimpinan Baleg. Ketua Baleg sendiri yaitu AS Hikam dari FKB, saat ini sedang berada di Aceh."Rencana itu ada, tapi saya tidak tahu berapa dananya dan kapan berangkatnya," kata Syaifullah yang merupakan anggota DPR dari FKB itu.
(fab/)











































