Operasi digelar di 5 tempat yakni, pasar 16 Ilir, pasar Cinde, pasar burung Cinde Welan, Benteng Kuto Besak (BKB) dan pasar Sako Mandiri, Rabu (22/11/2017) siang. Seluruhnya merupakan tempat keramaian dan pusat perbelanjaan di kota Palembang.
Operasi dipimpin langsung Kasubdit Jatanras Polda Sumatera Selatan, AKBP Erlintang Jaya dengan jumlah sebanyak 30 personil. Dari 46 yang diamankan, tidak ditemukan adanya senjata tajam dan narkoba.
"Operasi premanisme kita gelar di 5 tempat keramaian dan pasar sebagai pusat perbelanjaan di Palembang. Total ada 46 orang yang kita amankan," ujar Wakil Direktur Reskrimum Polda Sumsel, AKBP Aziz Ardiansyah saat ditemui di Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman.
Mereka yang diamankan diketahui kerap melakukan aksi premanisme dan pemerasan terhadap masyarakat. Setelah pendataan, seluruhnya akan dibebaskan jika tidak terindikasi melakukan kejahatan.
"Selain pendataan, preman ini kita foto, kita sidik jari, kalau ada yang terindikasi kejahatan akan kita sidik lebih lanjut, tapi kalau tidak ada akan kita lepas. Sebelum dilepas, kita telah memberikan masukan dan setidaknya telah melakukan upaya pencegahan," sambungnya.
Polda Sumatera Selatan sendiri telah memetakan titik-titik kerawanan yang ada di Palembang, terutama jelang perhelatan Asian Games mendatang agar terbebas dari kejahatan. (rvk/rvk)











































