DetikNews
Selasa 21 November 2017, 14:10 WIB

Wasekjen Minta Pleno Golkar Putuskan Munaslub

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Wasekjen Minta Pleno Golkar Putuskan Munaslub Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Partai Golkar segera menggelar rapat pleno DPP menentukan Plt ketua umum menggantikan Setya Novanto. Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily menyebut agenda munaslub memilih ketua umum baru lebih penting.

"Pertama gini, setuju atau tidak soal munaslub. Kalau setuju, maka seharusnya secepatnya dilaksanakan munaslub tanpa harus ada Plt, tinggal nanti rapat pleno tunjuk siapa ketua penyelenggara dan dia yang akan menghantarkan ke munaslub itu," ujar Ace di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11/2017).


"Sehingga kebutuhan adanya Plt atau nggak tidak menjadi keharusan. Yang dibutuhkan adalah gimana caranya munas dilaksanakan secepatnya, supaya organisasi bisa berjalan sesuai fungsinya," imbuh dia.

Menurut Ace, Golkar harus solid. Soal penunjukan Plt ketua umum, Ace menyerahkannya pada mekanisme partai. Namun dia berharap jabatan Plt ketum tak menjadi masalah baru di tubuh Golkar.


"Jadi kita jaga soliditas, kekompakan. Jangan sampai tarik-menarik soal Plt menjadi masalah serius bagi pembenahan Partai Golkar pasca-penahanan (Novanto)," sebut Ace.

Soal penunjukan Ketua DPR baru pengganti Novanto, Ace memandang lebih baik hal itu diputuskan setelah Golkar mendapatkan ketua umum baru. Alasan Ace agar tak ada dinamika lanjutan terkait posisi Ketua DPR ini.


"Kalau menurut saya supaya prosesnya tidak berubah-ubah, seharusnya definitif dulu kepemimpinannya. Kalau misalnya nanti katakanlah sekarang ditentukan lalu ketua umum yang terpilih nanti berbeda sikap?" pungkas Ace.

Hari ini, Golkar tengah menggelar pleno membahas nasib Novanto. Rapat dipimpin Ketua Harian Golkar Nurdin Halid. Pleno dilaksanakan di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat, Selasa (21/11/2017), pukul 14.30 WIB.


"Nanti akan kita bahas kebutuhan organisasi. Kalau misalnya diputuskan munaslub, maka tidak perlu ada Plt, cukup ketua harian, korbid, dan sekjen yang mengendalikan partai membentuk panitia penyelenggara untuk menyelenggarakan munas," kata Nurdin.
(gbr/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed