DetikNews
Senin 20 November 2017, 16:07 WIB

Polri: Novanto Minta Dilindungi Saat Diproses KPK, Semacam Adu Domba

Audrey Santoso - detikNews
Polri: Novanto Minta Dilindungi Saat Diproses KPK, Semacam Adu Domba Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Polri mempertanyakan sikap Ketua DPR Setya Novanto yang meminta perlindungan terkait kasus dugaan korupsi e-KTP yang ditangani KPK. Polri menilai permintaan Ketum Partai Golkar itu seperti mengadu domba.

"Nggak adalah perlindungan hukum. Kok ke polisi?" kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat dimintai konfirmasi, Senin (20/11/2017).

Setyo menjelaskan polisi memang wajib melindungi warga dan menerima setiap laporan dari masyarakat. Tetapi, lanjut Setyo, perlindungan itu tidak berlaku pada kasus hukum yang sedang dijalani Novanto.

"Polisi bekerja sesuai prosedur. Jika ada laporan dari masyarakat, kita proses. Kalau ada minta perlindungan hukum saat sedang diproses KPK, kan sama saja semacam mengadu domba ke KPK," ucapnya.


Setyo mengatakan kepolisian menghormati proses penegakan hukum atas Novanto di KPK. "Kita berikan sajalah kesempatan kepada KPK untuk memproses," ujar Setyo.

Novanto, sebelum dibawa ke Rutan KPK dini hari tadi, bicara soal upaya hukum yang dilakukannya. Selain praperadilan, Novanto menyebut mengajukan surat permintaan perlindungan kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Saya sudah melakukan langkah-langkah dari mulai melakukan SPDP di kepolisian dan mengajukan surat kepada perlindungan hukum kepada Presiden maupun kepada Kapolri, Kejaksaan Agung, dan saya sudah pernah praperadilan," ujar Novanto kepada wartawan saat proses penahanan dirinya, Senin (20/11).
(aud/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed