DetikNews
Senin 20 November 2017, 10:46 WIB

Kusir Delman Tagih Janji ke Sandi untuk Beroperasi di Monas

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kusir Delman Tagih Janji ke Sandi untuk Beroperasi di Monas Sandiaga menemui para kusir di Balai Kota. (Marlinda/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ditemui sejumlah warga dari Persatuan Delman Betawi Jakarta. Mereka menagih janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga agar angkutan transportasi wisata delman dapat beroperasi di kawasan Monas.

"Kita hanya menginginkan janji-janji Pak Wagub waktu kampanye, sebelumnya waktu zaman Jokowi kita diperbolehkan untuk beroperasi di Monas, karena moto kami kan ada Monas ada delman, bahkan itu adalah daya tarik para wisatawan DKI karena simbol DKI adalah Monas dan ketika ada Monas harus ada delman gitu, jadi kita tekankan janji-janji beliau pas kampanye," kata Yudi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/11/2017).

Yudi menjelaskan pelarangan untuk delman beroperasi tersebut dilakukan oleh satuan pengamanan Monas dan Satpol PP DKI. Para kusir mengaku keberatan atas kebijakan tersebut karena menyangkut mata pencarian mereka.

"Kemarin kan ada pengusiran, bukan pengusiran ya, tidak boleh beroperasi oleh pengamanan Monas oleh sekuriti Monas dan Satpol PP. Makanya kita menghadap Pak Wagub agar bisa beroperasi karena ini menyangkut pendapatan dan mata pencarian," kata Yudi.



Menanggapi permintaan para kusir delman tersebut, Sandi mengungkapkan akan segera mencarikan solusi yang terbaik untuk mereka. Sandi mengatakan ingin menata wisata delman seperti di Kota New York, Amerika Serikat.

"Kalau di New York, delman itu jadi malah daya tarik wisata. Tapi dipercantik. Terus kotorannya dibuat ini ya. Terus nanti malah bisa mampir, ada rutenya gitu," ujar Sandi.



Sandi kemudian menanyakan kesiapan para kusir delman untuk ditata Pemprov DKI.

"Ditata mau? Oleh Dinas pariwisata. Dibagusin gitu lho. Dikasih musik-musik," tanya Sandi.

"Kalau dari kawan-kawan sih siap dibina, tapi nggak siap dibinasakan," jawab Yudi.

Sandi kemudian memerintahkan ajudannya, Ali, untuk mengkoordinasikan permasalahan ini dengan UPT Monas, Dinas UMKM dan Perdagangan, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI agar transportasi delman dapat menjadi dari bagian pariwisata DKI.

"Tolong ini delman, cepat ditangani sama UPT Monas-nya. Sama UKM Pak Irwandi sama Bu Tinia dipikirin mereka yang ada ini bisa jadi bagian dari pariwisata kita. Supaya mereka lapangan kerja mereka ini kan punya keluarga. Dan kuda-kudanya kan juga butuh makan juga," pinta Sandi kepada Ali.

Untuk diketahui, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melarang delman beroperasi di Monas pada 2016. Pelarangan tersebut sehubungan dengan ditemukannya kuda delman yang terinfeksi parasit ganas mematikan.


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed