DetikNews
Senin 20 November 2017, 10:31 WIB

500 Warga Asli Papua Minta Dievakuasi dari Distrik Tembagapura

Saiman - detikNews
500 Warga Asli Papua Minta Dievakuasi dari Distrik Tembagapura
Timika - Sekitar 500 warga asli Papua yang berdomisili di Kampung Banti, Distrik Tembagapura, Timika Papua meminta ikut dievakuasi. Mereka meminta dievakuasi akibat minimnya pelayanan kesehatan, pendidikan, bahan makanan dan psikis yang dialami warga.

Kapolda Papua Irjen pol Boy Rafli Amar mengatakan dua hari sebelumnya tim satgas terpadu melakukan pendalaman terhadap warga di Banti juga berkoordinasi dengan pendeta setempat. Tujuannya meminta untuk membantu melakukan evakuasi atau merelokasi sementara karena masalah masalah pelayanan pendidikan bahan makanan dan kondisi psikis.

"Rencana siang ini (Senin) sekitar pukul 13.30 WIT, 12 bus mengangkut warga dari Banti ke Timika," kata Kapolda, Boy didampingi Pangdam XXVII Cendrawasih, di Rimba Papua Hotel, Timika, Senin (20/11/2017).

Dijelaskan Boy, sebenarnya keinginan tersebut sempat ditolak oleh warga untuk dipindahkan sementara. Namun setelah satgas terpadu berkordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia, penampung sementara dan dukungan dan akan dijadikan solusi untuk pendidikan dan kesehatan.


Sebelumnya tim terpadu yang terdiri dari TNI - Polri mengevakuasi warga non Papua yang berdomisili di banti, kimbeli dan kampung longsoran sebanyak 344 orang baik wanita anak anak maupun pria.

Sebagian warga yang dievakuasi telah kembali ke kelurga setelah diserahkan ke paguyuban dan ada juga yang kembali ke pulau Jawa.

"Sebagian masih menunggu transportasi ada juga yang diberikan pelayanan akibat kondisi yang memerlukan penanganan pemerintah daerah," ujar Boy.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed