DetikNews
Senin 20 November 2017, 09:50 WIB

Viral Video Pilot Bicara Singgung Etnis, Ini Penjelasan Garuda

Niken Purnamasari - detikNews
Viral Video Pilot Bicara Singgung Etnis, Ini Penjelasan Garuda Foto: Screenshot Video Twitter
Jakarta - Beredar video di linimasa Twitter perdebatan pilot yang disebut dari maskapai Garuda Indonesia dengan petugas Bea-Cukai. Pilot tersebut menolak diperiksa petugas Bea-Cukai.

Video berdurasi 2 menit 8 detik itu jadi viral di media sosial. Salah satu pengunggah video adalah akun @sugi_0706. Terlihat perdebatan yang terjadi antara pilot dan petugas Bea-Cukai.

Pilot menolak diperiksa petugas Bea-Cukai di dalam pesawat. Hal yang menjadi perbincangan adalah ketika pilot dengan emosi menyebut salah satu etnis.

"How about this @IndonesiaGaruda racism on your airplane? I believe this is one of your Pilot!," tulis @sugi_0706.

Pihak Garuda Indonesia membenarkan pilot di video yang viral itu memang dari maskapai mereka. Peristiwa itu terjadi pada 31 Oktober 2017 di Bandara Silangit, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

"Pada saat itu, GA8510 SIN-DTB baru mendarat di Silangit. Setelah penumpang turun, kemudian naik petugas Bea-Cukai yang akan memeriksa pesawat dan tas kru," ujar pelaksana harian Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono, dalam pesan kepada detikcom, Senin (20/11/2017).

Berikut ini pernyataan lengkap Garuda Indonesia terkait video pembicaraan pilot dengan petugas Bea-Cukai:

1. Rekaman video percakapan antara pilot Garuda Indonesia dan petugas bea cukai tersebut terjadi pada tanggal 31 Oktober 2017 di bandara Silangit. Pada saat itu GA8510 SIN-DTB baru mendarat di Silangit. Setelah penumpang turun, kemudian naik petugas Bea-Cukai yang akan memeriksa pesawat dan tas kru.

2. Pilot menolak diperiksa karena merasa selama ini belum pernah ada pemeriksaan di dalam pesawat. Kemungkinan pilot belum mengetahui secara menyeluruh bahwa sesuai SOP petugas Bea-Cukai berhak masuk ke dalam pesawat.

3. Pada saat pilot memberikan penolakan secara tidak sengaja dalam kondisi emosi terucap kata-kata yang bernada menyinggung etnis tertentu dan maskapai tertentu.

4. Garuda Indonesia sangat menyesalkan perilaku dan pernyataan pilot tersebut. Meskipun pilot memberikan izin petugas Bea-Cukai melakukan pemeriksaan di dalam pesawat namun pernyataan dan sikap pilot sangat disayangkan dan tidak dapat ditolerir.

5. Garuda Indonesia sebelumnya juga telah menyampaikan langsung permohonan maaf kepada pihak-pihak terkait (antara lain kepada instansi Bea-Cukai dan maskapai yang disebut dalam video tsb) atas pernyataan personal oknum pilot tersebut dan sudah dapat diterima dan diselesaikan dengan baik.

6. Garuda Indonesia memastikan pernyataan yang diucapkan pilot tersebut merupakan hal yang bertentangan dengan komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang menjunjung tinggi etika keberagaman budaya dalam budaya kerja yang dijalankan perusahaan.

7. Garuda Indonesia menghormati semua stakeholder dan institusi yang menjadi mitra baik secara langsung maupun tidak langsung, dan menghormati setiap prosedur kerja masing-masing institusi dan petugas yang sedang menjalankan tugas.

8. Melalui budaya kerja yang ditanamkan kepada karyawan perusahaan, dan juga telah dipahami oleh seluruh karyawan, Garuda Indonesia kembali menegaskan bahwa Manajemen Garuda Indonesia akan menindak tegas setiap tindakan yang berlawanan dengan prinsip dan budaya kerja yang dijunjung tinggi perusahaan tersebut.

9. Dalam kaitan hal tersebut Garuda Indonesia telah berkoordinasi dengan Bea-Cukai maupun pihak pihak lain yang disebutkan dalam rekaman video tersebut dan menjelaskan sikap Garuda Indonesia yang tidak mentoleransi hal tersebut.

10. Kesalahpahaman tersebut juga telah dapat diselesaikan dengan baik oleh Garuda Indonesia dengan pihak-pihak terkait dan seluruh pihak sepakat untuk saling mendukung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang dan masyarakat umum.

11. Perusahaan juga telah melakukan investigasi internal kepada Pilot yang bersangkutan dan telah memberikan sanksi yang tegas sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Demikian klarifikasi Garuda Indonesia atas kejadian dalam video tersebut.
(nkn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed