DetikNews
Jumat 17 November 2017, 21:24 WIB

Kronologi KPK Buru hingga Bantarkan Penahanan Setya Novanto

Mochamad Zhacky - detikNews
Kronologi KPK Buru hingga Bantarkan Penahanan Setya Novanto Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Noval Dhwinuari/detikcom)
Jakarta - KPK membantarkan penahanan tersangka kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP Setya Novanto. Hal ini dilakukan karena Novanto masih dirawat di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM).

"Terkait pembantaran penahanan karena menurut hasil pemeriksaan di RSCM sampai malam ini masih dibutuhkan perawatan, untuk rawat inap dan kebutuhan observasi, maka KPK melakukan pembantaran penahanan terhadap tersangka SN," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/11/2017).

[Gambas:Video 20detik]

Febri mengatakan KPK selama seminggu ini telah melakukan serangkaian kegiatan penyidikan kasus tersebut. Berikut ini kronologi pencarian hingga pembantaran penahanan atas Novanto:

Senin, 13 November 2017

Setya Novanto diagendakan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo (ASS), yang merupakan mantan Dirut PT Quadra Solution. Namun Novanto tidak hadir dengan mengirimkan surat.

Rabu, 15 November 2017

Pada jam kerja, Setya Novanto diagendakan diperiksa sebagai tersangka di KPK. Novanto tak datang dan mengirimkan surat ke KPK.

Pukul 21.40 WIB

KPK mendatangi rumah Setya Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dengan membawa surat penangkapan dan penggeledahan.

Pukul 02.50 WIB

Hasil penggeledahan KPK menyita satu unit CCTV di rumah Novanto. Saat ini CCTV dan barang bukti lain tengah dipelajari tim penyidik.

Novanto tak ditemukan di rumahnya. KPK melakukan pencarian lebih lanjut dan memberi imbauan kepada Novanto untuk menyerahkan diri ke KPK.


Kamis 16 November 2017

Setya Novanto diagendakan diperiksa sebagai saksi atas tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. Surat panggilan sudah disampaikan secara patut. Namun Novanto tak datang dan kembali memberikan surat ke KPK.

Karena tak ada pemberitahuan penyerahan diri, KPK menerbitkan DPO dan menyurati Kapolri dan Interpol atas nama tersangka Setya Novanto.

Pada malam hari didapatkan informasi kecelakaan di Jalan Permata Berlian. Tim KPK langsung mengecek lokasi dan ke RS, tapi belum mengetahui kondisi Novanto.

Jumat, 17 November 2017

Pukul 06.40 WIB

Tim KPK dapat bertemu dokter RS Medika Permata Hijau dan berkoordinasi lebih lanjut.


Pukul 12.48 WIB

Tim KPK meninggalkan RS Medika Permata Hijau dan membawa Novanto ke RSCM. Novanto langsung menjalani serangkaian pemeriksaan medis.

Pukul 20.30 WIB

KPK mengumumkan pembantaran penahanan Novanto karena masih perlu dirawat di RSCM.
(jbr/dha)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed