Pasukan Oranye Bangun Tanggul Sementara di Jatipadang

Pasukan Oranye Bangun Tanggul Sementara di Jatipadang

Ibnu Hariyanto - detikNews
Senin, 13 Nov 2017 08:15 WIB
Pasukan Oranye Bangun Tanggul Sementara di Jatipadang
Foto: Petugas PPSU menghancurkan tanggul yang jebol. Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom
Jakarta - Sejumlah petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) atau pasukan oranye, dikerahkan membersihkan sampah sisa banjir di RT 03, RW 06 Jatipadang, Jakarta Selatan. Tanggul yang jebol akan diganti dengan tanggul sementara.

Reruntuhan tanggul jebol ini akan digunakan sebagai tanggul sementara.Reruntuhan tanggul jebol ini akan digunakan sebagai tanggul sementara. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

Pantauan detikcom, petugas yang berseragam oranye itu tiba di lokasi banjir pada Senin (13/11/2017) sekitar pukul 07.51 WIB. Mereka membawa sejumlah alat mulai dari cangkul, sekop hingga karung sampah.


Petugas PPSU terlihat sigap membersihkan sisa-sisa banjir. Mereka mengambil sampah-sampah yang berserakan dan mencangkul tumpukan sampah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas juga membersihkan sampah-sampah sisa banjir.Petugas juga membersihkan sampah-sampah sisa banjir. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

Selain itu, ada petugas PPSU yang menghancurkan tanggul yang telah jebol. Bongkahan bangunan tanggul jebol itu dihancurkan dan kemudian dimasukkan ke dalam karung.


"Ini kami hancurkan. Kalau dibuang kan sayang. Jadi kami manfaatkan untuk buat tanggul sementara. Kami masukin ke karung takutnya nanti sore hujan lagi ya, setidaknya ya mengurangi lah. Tapi ini sementara kalau untuk tanggul permanen tidak tahu," kata petugas PPSU, Dudi, di lokasi.


Banjir yang sempat menggenangi rumah warga kini telah surut.Banjir yang sempat menggenangi rumah warga kini telah surut. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom

Warga mulai melakukan aktifitas menyuci baju dan bersih-bersih rumah setelah banjir surut.


Banjir sebelumnya merendam pemukiman warga RT 03, RW 06 di Jatipadang, Jakarta Selatan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Banjir mulai berangsur surut sekitar pukul 01.00 WIB. Banjir disebabkan karena tanggul pembatas sungai jebol.

Warga di Jatipadang juga mulai bersih-bersih rumah.Warga di Jatipadang juga mulai bersih-bersih rumah. Foto: Fotografer: Ibnu Hariyanto/detikcom



Selama banjir banyak warga yang mengungsi ke Masjid Al Ridwan. "Kemarin airnya (ketinggian) satu meter lah. Gara-gara tanggul jebol. Kemarin juga sini yang banjir, yang ini diperbaiki eh yang sana yang jebol," ujar salah satu warga Hamdani (64) di lokasi banjir. (aan/rvk)


Berita Terkait