DetikNews
Jumat 10 November 2017, 09:06 WIB

Kaki Terluka, Gajah Liar di Riau Jalani Perawatan Medis

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kaki Terluka, Gajah Liar di Riau Jalani Perawatan Medis Foto: ist.
Pekanbaru - Seekor gajah Sumatera yang mengalami luka akibat bekas jeratan menjalani perawatan medis di Riau. Pengobatan ini dilakukan dokter hewan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Gajah liar betina ini diperkirakan usianya sudah 27 tahun. Gajah ini pada tahun 2014 silam diketahui kaki depan sebelah kirinya terluka bekas jeratan. Beberapa kali pernah dilakukan pengobatan.

Namun belakangan, kondisinya kembali melemah. Warga melihat, kondisi gajah ini jalannya tertatih-tatih. Dari sana tim BBKSDA Riau, bersama aktivis, WWF Riau, Hipam, Vesswic, Yayasan Tesso Nilo, Rimba Satwa Foundation (RSF) bersama-sama untuk melakukan pengobatan.

Pengobatan ini dilakukan di kawasan hutan Suaka Margasatwa (SM) Balai Raja di Kabupaten Bengkalis Riau.

"Atas laporan warga yang melihat kondisi gajah yang terus melemah, akhirnya tim melakukan identifikasi gajah liar bernama Dita itu untuk dilakukan pengobatan luka di kakinya," kata dr Rini Deswita dari BBKSDA Riau, dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (10/11/2017).

Rini menyebutkan, gajah liar itu dilakukan pengobatan pada Rabu (8/11). Pengobatan diawali dengan memberikan pembiusan. Selanjutnya, gajah tersebut disuntikan obat antibiotik, multivitamin penambah darah, penambah nafsu makan, serta penguat otot.

"Termasuk juga pemberian obat cacing," kata Rini.
Kaki Terluka, Gajah Liar di Riau Jalani Perawatan Medis

Menurut Rini, gajah dewasa betina ini kondisi badannya kurus. Ini dimungkinkan karena luka bekas jeratan itu membuat Dita tidak bisa maksimal berjalan untuk mencari makan.

"Itu sebabnya, kita memberikan multivitamin kepada gajah tersebut. Akibat luka itu, daya tahan tubuhnya melemah," kata Rini.

Dua hari setelah pengobatan, kata Rini, kondisinya kini mulai membaik. Begitupun,katanya, gajah ini harus tetap dalam pemantuan tim..

"Gajah ini tentunya tidak bisa menjelazah jauh untuk mencari makan. Gajah Dita itu kini diseputran SM Balai Raja dalam pengawasan kita," tutup Rini.
(cha/asp)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed