TP4D Kejari Jakbar Cek Proyek Jalan di Grogol Petamburan

TP4D Kejari Jakbar Cek Proyek Jalan di Grogol Petamburan

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 08 Nov 2017 13:02 WIB
TP4D Kejari Jakbar Cek Proyek Jalan di Grogol Petamburan
Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Barat bersama Sudin Bina Marga Jakbar mengecek proyek jalan di Grogol Petamburan, Rabu (8/11/2017) Foto: Arief Ikhsanudin-detikcom
Jakarta - Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Barat bersama Sudin Bina Marga Jakbar mengecek proyek jalan di Grogol Petamburan. Tim ingin melihat progres proyek senilai Rp 12,6 miliar tersebut.

"Kecamatan yang kita tinjau Grogol Petamburan. Nilainya itu Rp 12,6 miliar," kata Kasudin Jakbar Bina Marga, Riswan Effendi, kepada wartawan di Tanjung Duren Utara, Grogol Petamburan, Rabu (8/11/2017).

Proyek jalan tersebut sudah selesai dan tinggal pembayaran. Pembayaran akan dibayar sesuai hasil pengecekan TP4D dan Sudin Bina Marga Jakbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengecekan dilakukan tim di Jalan Tanjung Duren Utara 8 dan Jalan Taman Apel 2. Pengerjaan proyek dinilai sudah sesuai.

"Sesuai dengan apa yang dituang dalam As Built Drawing sesuai dengan fakta yang ada di lapangan," kata Ketua TP4D Kejari Jakbar, Teguh Ananto.

 Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Barat bersama Sudin Bina Marga Jakbar mengecek proyek jalan di Grogol Petamburan, Rabu (8/11/2017) Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Barat bersama Sudin Bina Marga Jakbar mengecek proyek jalan di Grogol Petamburan, Rabu (8/11/2017) Foto: Arief Ikhsanudin-detikcom


Selain itu, Teguh mengatakan ketebalan beton sesuai dengan ketentuan. Ini juga sesuai dengan kontrak dengan kontraktor.

"Terus sesuai dengan kontrak, misal ketebalan hanya 20 cm. Dia ada yang mencapai 21,22,23," kata Teguh.

Usai pengecekan fisik, tim akan melakukan pengecekan kualitas. Setelahnya pembayaran atas pengerjaan proyek dilakukan.

"Untuk mengetahui kualitas, nanti dibawa ke laboratorium untuk mengetahui kualitas daripada beton," kata Teguh.

(aik/fdn)


Berita Terkait