Cerita Sandiaga Saat Namanya Dicatut oleh 'Mafia Jadwal'

Cerita Sandiaga Saat Namanya Dicatut oleh 'Mafia Jadwal'

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Selasa, 07 Nov 2017 09:24 WIB
Cerita Sandiaga Saat Namanya Dicatut oleh Mafia Jadwal
Foto: Marlinda Oktaviana Erwanti/detikcom
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bercerita namanya dicatut oknum tidak bertanggung jawab. Dia berpesan kepada warga bahwa dirinya tidak pernah mengutip biaya apa pun untuk menghadiri suatu acara.

Cerita ini disampaikan Sandiaga saat ditanya tentang lokasi rumah DP Rp 0 di gedung Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (7/11/2017).

Sandiaga kemudian mengutarakan alasannya hingga kini masih 'merahasiakan' lokasi rumah DP Rp 0.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Gini saya cerita, jangankan lokasi rumah (rumah DP Rp 0), jadwal rumah saya saja ini sudah ada spekulasi kalau ada informasi yang bocor. Misalnya kemarin saya datang ke ulang tahun radio Pelita Kasih. Terjadwal pukul 08.00 WIB, mereka mendapat informasi bahwa saya akan datang sekitar pukul 14.00 WIB. Ada yang telepon namanya sama dengan ajudan saya. Nomor rekeningnya sama, minta dikirim Rp 50 juta," ungkap Sandiaga.

"Untuk spekulasi tersebut, jangankan mengenai masalah tanah yang ada di mana, teman-teman mohon sabar. Jadwal saja sekarang sudah dispekulasikan oleh oknum. Jadi mohon sabar kalau kami belum bisa rilis di mana, lokasinya di mana karena nanti akan memicu," lanjut Sandiaga.


"Betul. Sekarang sudah ada mafia jadwal," jawab Sandiaga saat ditanya wartawan mengenai kemungkinan ada mafia tanah.

Sandiaga kemudian menegaskan dirinya tidak pernah memungut bayaran. "Saya sampaikan kepada seluruh masyarakat yang mengundang kehadiran saya baik yang resmi maupun tidak resmi, saya nggak pernah mengutip biaya kalau datang," kata Sandiaga.

Menurut Sandiaga, oknum itu mengirim permintaan dana keamanan Rp 20-50 juta. "Jadi teman-teman bisa bayangin gimana kalau saya rilis daerah yang akan dibangun DP nol persen. Bagaimana spekulasinya coba. Yang paling simpel saja itu karena kalau ditanya-tanya terus saya nggak akan bisa jawab karena, walaupun ditanya 20 kali, saya akan jawab yang sama 20 kali juga gitu. Jadi teman-teman mohon sabar. Nanti ada pengumumannya, baik skemanya maupun lokasinya," papar Sandiaga. (aan/fjp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads