KRI Imam Bonjol Bawa Pulang Dokumen Nelayan Aceh yang Ditangkap India

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 06 Nov 2017 20:49 WIB
KRI Imam Bonjol menyerahkan dokumen kapal KM Saudara Bahagia yang sempat disita otoritas India (Foto: Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh - Dokumen kapal nelayan Aceh yang sempat disita otoritas India kini sudah dibawa pulang. KRI Imam Bonjol punya andil besar dalam berdiplomasi sehingga para penangkap ikan ini dapat kembali ke Tanah Rencong.

Penyerahan dokumen kapal kepada nelayan ini dilakukan setelah KRI Imam Bonjol tiba di Sabang, Senin (6/11/2017) siang tadi. Kapal perang Indonesia ini baru saja pulang dari India usai mengikuti latihan bersama patroli terkoordinasi India Indonesia (Latma Patkor Indindo) dengan Angkatan Laut India.


Begitu tiba di Sabang, TNI Angkatan Laut yang berada di dalam kapal turun. Mereka juga membawa dokumen kapal KM Saudara Bahagia yang sempat disita otoritas India. Penyerahan ini dilakukan di Dermaga Lanal Sabang. Hadir dalam penyerahan dokumen itu di antaranya Komandan KRI IBL-383 Letkol Laut (P) Pantun Ujung, Pasops Lanal Sabang Mayor Yoni Kusumawan, Pasops Satgas Indindo Mayor Laut (P) Priyo Cahyono.

Penyerahan dokumen kapal dilakukan di Dermaga Lanal Sabang. TNI AL berperan besar dalam negosiasi iniPenyerahan dokumen kapal dilakukan di Dermaga Lanal Sabang. TNI AL berperan besar dalam negosiasi ini (Foto: Agus Setyadi/detikcom)

Usai menerima dokumen, kapal nelayan ini kembali ke Banda Aceh sekitar pukul 15.00 WIB siang tadi. Ada 37 nelayan yang ikut dalam rombongan. Raut wajah mereka seketika ceria begitu mengetahui dokumen kapal mereka sudah dibawa pulang.


Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Kicky Salvacdie mengatakan pelepasan kapal nelayan Aceh berkat koordinasi antara TNI AL dengan Angkatan Laut India yang sudah terjalin bertepatan dengan Latma Patkor Indindo 30/2017. Latihan ini berlangsung di kedua negara.

"Sehingga kapal nelayan kita bisa dilepaskan dan dijemput oleh KRI Kelabang yang sedang melakukan patroli di perbatasan India hingga dikawal hingga Sabang," kata Kicky dalam keterangan kepada detikcom.


Kapal nelayan Aceh memang sudah dilepas sejak Jumat (3/11). Mereka dilepas setelah diplomasi yang dilakukan TNI AL sukses. Para nelayan ini pun diperbolehkan pulang ke Indonesia tapi dokumen kapal disita otoritas India.

Setelah berada di Sabang dua hari, para nelayan ini diizinkan pulang ke Banda Aceh untuk bongkar ikan. Pagi tadi, 37 nelayan kompak kembali ke Sabang untuk menerima dokumen yang dibawa pulang KRI Imam Bonjol. (jbr/jbr)