Polri Minta Novel Bantu Ungkap Kasus Teror Air Keras

Polri Minta Novel Bantu Ungkap Kasus Teror Air Keras

Audrey Santoso - detikNews
Senin, 06 Nov 2017 14:13 WIB
Polri Minta Novel Bantu Ungkap Kasus Teror Air Keras
Novel Baswedan (Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta - Polri belum dapat mengungkap teror penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Polri pun meminta Novel membantu mengungkap kasus itu.

"Yang dia sampaikan di media beberapa waktu lalu, seperti yang dia sampaikan di majalah Time dan beberapa media nasional, lokal, itu coba kita konfirmasikan ke Singapura. Dua kali kami ke sana dan penyidik menanyakan juga kepada yang bersangkutan tentang apa yang dia sampaikan ke media-media," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

"Tetapi di sana tidak mendapatkan jawaban, bahkan memang 'tidak usah dibahas lagi masalah itu', seperti itulah kira-kira (jawaban Novel)," sambung Rikwanto.

Rikwanto mengaku penyidik membutuhkan bantuan informasi sebanyak-banyaknya seputar masalah penyerangan Novel. Rikwanto mengungkapkan besar harapan penyidik Polda Metro Jaya saat berangkat ke Singapura untuk mendapatkan informasi dari Novel.


"Harapan kita, bantulah penyidik. Apalagi dari korban atau dari siapa pun yang punya informasinya. Bantu penyidik ungkap perkara ini. Jadi info yang beredar, penyidik berharap itu bisa menjadi sumber daripada penyidikan, supaya bisa cepat terungkap, malah tidak dapat apa-apa," ujar Rikwanto.

Rikwanto menganggap sikap Novel yang tak terbuka sepenuhnya kepada penyidik, terkait kasus teror air keras, memperlambat pengungkapan kasus itu sendiri.


"Jangan punya bukti, informasi, bahan bagus untuk mengungkap, lalu dipegang saja dengan alasan, 'Nanti (di) TGPF saya buka'. Itu namanya menghambat, memperlama," kata Rikwanto. (aud/dhn)


Berita Terkait