Ledakan Pabrik Kosambi

Bupati Tangerang: Kami Bersedia Jadi Tempat Model Perlindungan Anak

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Senin, 06 Nov 2017 13:14 WIB
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (Foto: Ahmad Bil Wahid/ detikcom)
Tangerang - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bertemu dengan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait ledakan pabrik kembang Api di Kosambi.

Belajar dari peristiwa yang ikut menewaskan anak-anak itu, Zaki ingin wilayah menjadi contoh sistem perlindungan anak.


"Alhamdulillah banyak masukan dan kami menyatakan kami bersedia menjadi pilot project dan menjadi tempat model bagaimana pembinaan perempuan dan perlindungan anak," kata Zaki di kantornya, Jalan Samawinata, Senin (6/11/2017).

Tak hanya perlindungan anak dalam hal ketenagakerjaan, Kabupaten Tangerang juga akan melakukan perlindungan anak dari tindakan pelecehan.

"Bukan saja untuk urusan tenaga kerja tapi juga tindak pidana seperti pelecehan dan sebagainya," ujarnya.


Dalam pertemuan itu Zaki juga sempat menceritakan kondisi tenaga kerja di Kosambi. Dia menyebut tuntutan ekonomi menjadi alasan anak-anak bekerja di daerah itu.

"Tuntutan perkonomian sangat besar sekali. Lokasi yang berbatasan dengan DKI, ada juga pekerja dari luar kemudian kerja di tempat kita," kata dia.


Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/11) lalu. Pabrik milik PT Panca Buana Cahaya Sukses tersebut menewaskan sebanyak 49 orang dan 40 lebih orang lainnya alami luka-luka.

Terkait ledakan dan kebakaran pabrik, polisi menetapkan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka yakni pemilik pabrik Indra Liyono, Direktur Operasional Andri Hartanto dan pekerja bernama Subarna Ega. (abw/jbr)