DetikNews
Sabtu 04 November 2017, 13:15 WIB

Kompolnas Dukung Pembentukan TGPF Kasus Novel

Hary Lukita Wardani - detikNews
Kompolnas Dukung Pembentukan TGPF Kasus Novel Dok. Istimewa
Jakarta -
Komisioner Kompolnas Poengky Indarti mendukung pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Ia berharap TGPF tidak mengganggu proses hukum di kepolisian.

"Kalau pembentukan TPF, kalau kasusnya ini kasus yudisial dan nonyudisial boleh-boleh saja asal tidak mengganggu, sepanjang tidak saling mengganggu sepanjang ini mendukung," ujar Poengky di Gado-gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017).

[Gambas:Video 20detik]

Menurut dia, meski telah dibentuk TGPF, kasus ini nantinya akan dikembalikan ke kepolisian. "Karena intinya Indonesia ini kan negara hukum. Ujung-ujungnya nanti akan balik lagi ke polisi, seperti kasus Munir, sudah dibentuk TPF tapi dalam laporannya dan bekerja ada kesulitan atau kendala yang dihadapi," jelas dia.

Komisioner Kompolnas berharap TGPF Novel tidak mengganggu proses hukum di kepolisian.Komisioner Kompolnas berharap TGPF Novel tidak mengganggu proses hukum di kepolisian. (Hary Lukita Wardani/detikcom)

"Misalnya pada waktu itu, kami tidak bisa memeriksa orang yang kami duga terlibat terkait dengan intelijen, jadi kami susah untuk masuk ke badan intelijen. Jadi hal ini yang memang menjadi kesulitan karena tim pencari fakta kan bukan hukum bukan formil hukum," ujar Poengky.


Poengky berharap kasus Novel tetap bisa diselesaikan pihak kepolisian. Dia meminta pihak mana pun yang mengetahui informasi terkait kasus Novel bisa melapor kepada penyidik.

"Kalau saya, kami berharap kasus ini dapat diselesaikan oleh pihak kepolisian."

(lkw/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed